31 C
Kudus
Senin, Juli 22, 2024

Meski Sempat Gagal di Awal, Kini Khunut Sukses Beternak Kerbau Hingga Miliki Puluhan Ekor

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria tampak sedang sibuk membersihkan kandang yang berisi puluhan kerbau. Sambil sesekali mengecek kerbau yang ada di kandang tersebut, pria tersebut kemudian memasukkan kotoran ke dalam sebuah gerobak, untuk selanjutnya dibuang. Pria tersebut adalah Khunut (42) pemilik peternakan kerbau yang berada di Desa Berugenjang RT 3 RW 1, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.

Seusai membersihkan kandang, Khunut bersedia berbagi informasi tentang budidaya kerbau yang sudah ditekuninya sejak 2017 lalu. Dia mengatakan, saat awal-awal beternak kerbau pernah mengalami kegagalan.

Khunut sedang membersihkan kandang kerbau. Foto: Kaerul Umam

Baca juga : Menengok Peternakan Sapi Brangus Kudus yang jadi Langganan Artis Ibu Kota

-Advertisement-

“Dulu itu saya sempat gagal ya mas, karena memang belum tahu cara mengatasi kerbau saat sakit. Yang terjadi kemudian, kerbau tersebut saya jual di bawah harga beli sebelumnya. Memang saat itu saya bingung bagaimana mengatasinya,” bebernya kepada betanews.id, Jumat (18/6/2021).

Ia menuturkan, pada awalnya ia merintis peternakan itu hanya 4 ekor kerbau. Kini dengan berjalannya waktu, ia memiliki 35 ekor kerbau.

Menjelang Idul Adha ini, katanya, kerbau miliknya juga sudah laku 17 ekor dan kini masih dititipkan hingga saat kurban nanti.

“Kami menerima pembelian kerbau dengan harga yang terjangkau dan kualitas kerbau yang gemuk-gemuk. Bagi masyarakat yang membutuhkan kerbau, bisa menghubungi ke nomor WA saya, 085290931416,” papar warga Desa Berugenjang itu.

Dengan jaringan yang ia miliki dan kualitas dari kerbau yang ia punya, kini penjualannya juga sampai luar Kudus. Beberapa daerah itu yakni, Demak, Pati, dan sebagainya.

“Kalau untuk perawatan, selalu saya sterilkan. Mulai dari lalat, kotoran, dan lainnya. Pembersihan lalat ada cairan khusus, sehingga lalat tidak berani dekat dengan kerbau,” kata bapak tiga anak itu.

Baca juga : Harga Sentuh Rp 5 juta per Ekor, Suyatno Bagikan Tips Sukses Ternak Ayam Kalkun

Penyemprotan yang dilakukan itu, lanjutnya, setiap sepekan sekali, dan jika hujan dilakukan tiga hari sekali. Kemudian ia lebih mengutamakan kualitas dengan postur hewan yang bagus. Dan harga dapat bersaing.

Ia menambahkan, alasan dirinya memilih beternak kerbau, lantaran di desanya itu tidak diperbolehkan untuk beternak sapi.

Menurutnya, dengan beternak kerbau itu hasilnya lebih menguntungkan dari pada bertani. Meskipun, kini dirinya juga masih bertani.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER