Pernah Rugi Hingga Rp 20 Juta Jadi Penyemangat Ali Raih Kesuksesan di Bisnis Madu

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang memasukan madu hasil ternaknya ke sebuah mesin penyaringan. Setelah semua madu masuk ke dalam mesin, ia memutar mesin tersebut agar madu menjadi bersih. Dia adalah Ali Murtadho (24) pemilik Madu Tawon Mas.

Ditemui di kediamannya di Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Ali bersedia menceritakan usaha madunya yang dimulai 2016 lalu itu. Menurutnya, ide awal menggeluti usaha ini karena ingin mengembangkan usaha madu yang sudah digeluti warga desanya sejak lama. Dari situ, ia mulai belajar budi daya madu yang ia geluti hingga sekarang.

“Saya menjalankan usaha ini sejak kuliah, jadi kalau akhir pekan saya kuliah dan kalau hari biasa saya menjalankan usaha madu,” jelasnya, Selasa (18/05/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Madu Tawon Mas yang Kaya Manfaat Ini Punya Pelanggan dari Seluruh Indonesia

Merintis usaha sejak kuliah itu dilakukannya karena ia ingin sudah punya penghasilan saat lulus kuliah.

“Itu sudah menjadi keinginan saya. jadi setelah kuliah tidak usah repot-repot lagi mencari kerja, karena sudah memiliki usaha sendiri,” kata Ali.

Sebelum menemui kesuksesan seperti saat ini, ia pernah gagal dan mengalami kerugian hingga Rp 20 juta. Waktu itu, ia salah memperkirakan waktu budi daya lebah.

“Saat itu jarang ada panas, jadi bunganya tidak keluar dan madu yang dihasilkan kurang maksimal sehingga pakan lebahnya pun harus beli lagi,” tambahnya.

Pengalaman itulah yang membuat Ali terus belajar, hingga kini bisa menghasilkan 200 kuintal madu setiap bulan, dengan omzet Rp 20 juta sekali panen.

“Kalau sekarang saya sudah mempunyai karyawan sebanyak 10 orang,” beber Ali.

Baca juga: Meski Pernah Bangkrut, Si Dewa Madu Kudus Tak Kapok Usaha Ternak Lebah Madu

Untuk penjualannya, saat ini ia masih menjual madunya ke pengepul dan sebagian ia kemas sendiri dengan nama Madu Tawon Mas. Ia juga menjualnya di Instagram @madutawonmas atau Whatsapp di 0857 2874 4177.

“Kalau untuk penjualannya sudah ke seluruh Indonesia, terutama di Kudus, Semarang, Jepara, dan Purwodadi,” tambahnya.

Ali juga membuka reseller untuk yang berminat menjualkan madunya. Syaratnya, minimal pembelian 10 botol maka akan diberikan harga khusus reseller.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER