BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang memanen madu di pekarangan rumah, Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Dengan telaten, Ia mengambilnya satu persatu dengan hati-hati agar tidak tersengat lebah. Sarang tawon itu kemudian dikumpulkannya di sebuah wadah untuk kemudian diambil madunya. Dia adalah Ali Murtadho (24) pemilik Madu Tawon Mas.
Ditemui di tempat perternakan lebahnya, Ali sapaan akrabnya menerangkan usaha madu yang sudah ia rintis sejak 2016 lalu itu. Untuk hasil madu yang diternak, Ali memiliki berbagai macam jenis madu, mulai dari madu bunga randu, bunga rambutan, karet, dan masih banyak lagi.

“Jadi kita membuat madunya sesuai tempatnya, kalau ditempatkan di bawah pohon randu ya nanti jadi jenis madu randu,” jelasnya, Selasa (18/05/2021).
Baca juga: Cari Madu Murni dengan Pilihan Lengkap? Ke Toko Madu Murni Dersalam Saja
Sedangkan waktu mengembangbiakkan lebah, Ali melakukannya selama enam bulan di saat musim kemarau. Jika sudah memasuki musim hujan, proses ternak lebah akan dihentikan, untuk menghindari kegagalan dalam menghasilkan madu.
“Soalnya kalau musim hujan madunya akan terbawa air. Jadi hasilnya akan berkurang,” tambahnya.
Sama seperti produk madu yang lain, madu buatan Ali juga merupakan madu asli yang tidak menggunakan campuran sama sekali. Se;ain itu, madunya juga sudah melalui penyaringan sebanyak dua kali.
“Untuk proses penyaringannya, kita juga sudah menggunakan mesin jadi benar-benar bersih madunya,” tambah Ali.
Ali juga mengatakan, manfaat dari madu pun banyak sekali, antaranya dapat meningkatkan imun tubuh, meredakan batuk, menjaga kesehatan jantung, menjaga kesehatan pencernaan, dan masih banyak manfaat lainnya.
Baca juga: Khasiat Madu Bawang Lanang, dari Encerkan Darah Hingga Bagus untuk Pasutri
Untuk kemasannya, Ali memiliki dua ukuran yaitu 250 ml dan 500 ml, dengan menggunakan kemasan botol plastik agar aman saat dikirim ke luar kota.
Lalu untuk satu bulannya, Ali bisa menghasilkan dua kuintal madu dan bisa menjual hingga 100 botol tiap bulannya. Untuk pemasarannya, Ali sudah menjual ke berbagai wilayah di Indonesia dan utamanya di daerah sekitar Kudus, seperti Semarang, Jepara, Purwodadi, dan lain-lain.
“Untuk saat ini penjualan saya ada yang saya jual ke pengepul dan ada juga yang sudah saya kemas sendiri,” tandas Ali.
Editor: Ahmad Muhlisin

