31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Pemkab Kudus Segera Siapkan Uji Coba Kuliah Tatap Muka

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memberi lampu hijau terkait rencana pembelajaran tatap muka (PTM) di tingkat perguruan tinggi atau kuliah tatap muka.

Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, jika pihaknya akan mempersiapkan uji coba kuliah tatap muka. Meski begitu, dirinya belum bisa memastikan rencana tersebut akan dilaksanakan.

Baca juga : Kasus Covid-19 di Kudus Disebut Cenderung Naik, Uji Coba PTM Tahap Dua Ditunda

-Advertisement-

“Untuk perkuliahan tatap muka kita kondisional. Tidak bisa langsung mengagendakan. Kudus maksimal zona kuning agar bisa melakukan simulasi PTM,” kata Hartopo, usai audiensi dengan pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Selasa (4/5/2021).

Hingga saat ini, lanjut Hartopo, persentase terbesar setiap wilayah di Kabupaten Kudus zonanya hijau atau nol kasus virus Covid-19 di wilayah tersebut. Ada juga yang zonanya kuning dan oranye. Namun, tidak ada yang zonanya merah.

Uji coba PTM menurutnya memang perlu dilakukan terlebih dahulu. Mengingat, beberapa daerah pinggiran kota yang terkadang sinyal internet susah untuk didapatkan. Sehingga, lebih efektif pembelajaran harus dilakukan secara langsung atau tatap muka.

Sementara itu, Presidium KAHMI Adri Efferi mengungkapkan, saat melakukan audiensi dengan bupati, Hartopo meminta agar KAHMI bisa menemukan metode yang tepat untuk melakukan PTM di perguruan tinggi di tengah pandemi virus Covid-19 yang belum usai ini. Dengan syarat, kerumunan orang bisa dihindari dan tatap muka tetap bisa berlangsung.

“Apakah dengan sistem blended learning atau dibuat per angkatan yang boleh mengikuti PTM atau seperti apa nantinya. Karena kalau kaitannya dengan mahasiswa, semuanya akan dibahas dengan serius, ” ungkap Adri.

Sugeng Slamet yang juga pengurus KAHMI melanjutkan, beberapa poin usulan kepada Hartopo diharapkan bisa menjadi referensi dalam membuat kebijakan-kebijakan peraturan daerah.

Para pengurus KAHMI menyerahkan usulan dalam bentuk buku, di mana di dalamnya membahas terkait aspek energi, air, dan pendidikan di Kabupaten Kudus. Termasuk fasilitas umum dan UMKM di Kudus.

Baca juga : Meski Belum Diizinkan, Hartopo Minta Kampus di Kudus Persiapkan PTM

Sedangkan untuk pendidikan sendiri, kata Sugeng lebih terfokus kepada pendidikan bisa segera dilakukan secara tatap muka. Pihaknya mendapat banyak keluhan dari masyarakat, bahwa biaya untuk mengikuti pendidikan secara online naik. Bahkan respon penerimaan materi oleh anak didik terbilang kecil sekali.

“Sehingga pendidikan daring ini tidak efektif. Ada kejenuhan oleh peserta didik. Tidak ada interaksi sosial dari pendidikan. Ini tidak bisa membentuk karakter anak, empati, dan simpati anak akan susah untuk terbentuk,” terangnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER