BETANEWS.ID, KUDUS – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo meminta perguruan tinggi di Kudus untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka (PTM). Langkah ini diambil agar ketika dapat lampu hijau pelaksanaan PTM, kampus di Kudus tidak kelabakan.
“Tatap muka perkuliahan, harapan saya kampus bisa mulai persiapan,” katanya kepada awak media di depan Command Center Diskominfo Kudus, Kamis (25/3/2021).
Realisasi PTM bagi perguruan tinggi, lanjut Hartopo, tidak bisa semena-mena dilakukan. Pihaknya tetap menunggu keputusan resmi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Meski, bagi tempat pendidikan yang masuk dalam zona hijau, pada dasarnya Hartopo tidak melarang untuk dilakukan PTM. Baik itu sekolah maupun kampus.
Baca juga: Simulasi Pembelajaran Tatap Muka di 9 SD Kudus Batal Dilaksanakan
“Semua diberi sinyal hijau (melakukan PTM), selagi daerahnya masuk dalam zona hijau,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan, bahwa Kudus sekarang berstatus zona kuning. Di mana pasien covid-19 yang ada di Kota Kretek ini di bawah 100 orang.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kabupaten Kudus telah mempersiapkan 9 SD, 1 SMP, 1 SMA, 1 SMK, dan 1 MA untuk melakukan simulasi tatap muka di Bulan April mendatang. Namun, karena Gubernur Jateng hanya memperbolehkan tingkat SMP dan SMA saja yang boleh melakukan PTM, rencana PTM 9 SD pun gagal dilaksanakan.
Padahal semua guru di sembilan SD tersebut telah mengikuti vaksinasi tahap pertama di gedung Pusat Belajar Guru (PBG), Senin (22/3/2020) lalu.
Editor: Ahmad Muhlisin

