Pemdes Tumpangkrasak Jamin Kebutuhan Warganya yang Isolasi Mandiri

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pria tampak memasukkan tas berisi sembako ke mobil ambulans di Balai Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Setelah semua terangkut, mobil itu kemudian menuju rumah warga. Salah satu yang ikut dalam rombongan itu adalah Kepala Desa Tumpangkrasak Sarjoko Saputra.

Dalam pembagian bantuan itu, Sarjoko dan para perangkat desa membagikan langsung satu persatu sembako ke beberapa rumah warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Pemdes Tumpangkrasak saat memberikan bantuan sembako kepada warganya yang menjalani isolasi mandiri. Foto: Kartika Wulandari.

Sarjoko menjelaskan, bantuan sembako itu diberikan kepada 9 warganya yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani isolasi mandiri. Ia menjelaskan, sebenarnya ada dua lagi warganya yang positif dan sekarang dirawat di rumah sakit.

-Advertisement-

Baca juga: Ada 11 Kasus Covid-19 di Satu RT, Ganjar Minta Kades Pedawang Kudus untuk Lockdown RT

Untuk kegiatan pemberian bantuan, Sarjoko akan memberikan selama dua kali yang diberikan per enam hari. Namun, bila nanti kebutuhan warga sudah habis, warga bisa meminta kepada pemdes, dan nanti bisa langsung diberikan lagi. Paket bantuan yang diberikan berisi mi instan, gula, beras, teh, susu, dan minyak goreng.

“Kalau dalam satu minggu kebutuhan sudah habis, bisa hubungi kami lagi, agar segera diberikan sembako lagi,” jelasnya saat ditemui di salah satu rumah warga, Senin (31/05/2021).

Karena Covid-19 yang sedang meningkat di Kabupaten Kudus, ia juga mengimbau kepada warganya untuk selalu mematuhi protokol kesehatan agar penularannya bisa berkurang.

Baca juga: Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di RS Mardi Rahayu Kudus Hampir Penuh

Dirinya juga mengatakan, bahwa bantuan Covid-19 diambil dari bantuan Dana Desa (DD) yaitu sebesar 30 persen dan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa  (BL-TDD). Total anggaran Dana Desa di Desa Tumpangkrasak itu sebesar Rp 1,02 miliar.

“30 persen untuk keperluan penyemprotan disinfektan, pemberian bantuan sembako, dan biaya penanganan Covid-19 lainnya. Lalu pemberian BL-TDD sebanyak 115 orang,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER