Pantau Pemudik di Palang Joglo, Gibran: ‘Punya SIKM Bukan untuk Wisata’

BETANEWS.ID, SOLO – Mengenakan jaket berwarna merah bertuliskan Indonesia, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka melakukan pemantauan penyekatan mudik, Sabtu (8/5/2021). Hari ini, Putra sulung Presiden Joko Widodo itu memantau di Kawasan Palang, Joglo.

Di sela-sela pemantauan, Gibran mengatakan, kendaraan yang berplat nomor luar Kota Solo akan dicek oleh etugas yang berjaga. Petugas akan melihat berkas-berkas kelengkapan yang diperlukan. Adapun berkas tersebut meliputi surat izin keluar masuk (SIKM) dan surat hasil swab antigen.

“Nanti ya kalau jeleknya ada yang lolos, di Jogo Tonggo pasti ketahuan. Jadi di Jogo Tonggo itu lapis terakhir. Pasti ketahuan,” ujarnya.

-Advertisement-

Baca juga: Gibran Larang Mudik Lebaran, tapi Tempat Wisata Boleh Buka

Meski ada pengetatan penjagaan di lima pos penyekatan, tapi pihaknya masih mendapat banyak informasi soal tak sedikitnya pemudik yang lolos melewati jalan tikus. Maka dari itu, ia akan mengadakan evaluasi dan diperkirakan petugas nantinya akan dikoordinasikan bersama Satgas Jogo Tonggo untuk menangani hal ini.

Namun menutnya semenjak diberlakukannya pembatasan ini, mobilitas yang masuk ke Solo sudah sangat berkurang.

“Di semua perbatasan sudah kami tutup semua. Ini tadi kalau ada yang plat K ataupun yang lainnya itu punya KTP di solo, punya SIKM, dan hasil tes swab antigen. Cuma belum balik nama,” ungkapnya.

Gibran berharap, di lapisan terakhir (jogo tonggo) tidak akan bocor. Selain itu, dalam pantauannya, ia melihat sejauh ini penjagaan aman.

Baca juga: Gibran Siapkan Dua Tempat Karantina untuk Warga yang Nekat Mudik

Gibran juga menambahkan bahwa beberapa tempat wisata di Solo tetap dibuka, tapi hanya untuk warga Solo saja. Ia juga mengaku sudah memperketat protokol kesehatan di beberapa tempat wisata seperti di Taman Balekambang dan yang lainnya.

“Saya jelaskan lagi SIKM bukan untuk wisata. SIKM itu untuk perjalanan dinas yang urgen, kepentingan mendesak, keluarga meninggal, bukan untuk wisata, ya,” tegasnya mengakhiri.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER