31 C
Kudus
Minggu, Januari 23, 2022
spot_img
BerandaKulinerBaru Dua Pekan...

Baru Dua Pekan Produksi, Manisan Nanas Buatan Yanti Ramai Diburu Pembeli

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan terlihat sedang mengupas nanas. Setelahnya, nanas tersebut kemudian dibersihkan dan dipotong kecil-kecil. Selanjutnya, ia memasukkan potongan nanas ke dalam gelas plastik ukuran kecil dan ditambahnya dengan kuah manisan. Perempuan tersebut adalah Rubiyanti (45), Penggagas Rumah Gerakan Ekonomi Kreatif Kudus. Saat ini, dirinya sedang mengembangkan produk manisan dari nanas.

Yanti, begitu ia akrab disapa mengatakan, jika produk manisan dari nanas tersebut belum lama dibuatnya.

Hal itu, katanya, tak lepas dari keprihatinanya atas melimpahnya buah nanas di Prabumulih, Palembang, Sumatera Selatan.Di tempat itu, nanas masih dijual dengan dijual harga yang murah yakni Rp 3 ribu per gelas. Belum ada yang menjual dalam bentuk olahan.

Manisan nanas buatan Rubiyanti juga tersedia dalam kemasan gelas kaca. Foto: Foto: Kartika Wulandari
- Ads Banner -

Baca juga : Mr Jeje, Manisan Labu Jipang Khas Pegunungan Muria yang Tahan Lama

“Jadi, saya punya suadara di Prabumulih, dan di sana itu banyak sekali nanas yang harga jualnya masih sangat murah. Satu buah, di sana hanya dihargai Rp 3 ribu,” jelasnya.

Yanti pun kemudian membuat inovasi olahan nanas, agar harga jual nanas Prabumulih bisa meningkat. Olahan yang ia buat, salah satunya adalah manisan nanas.

“Olahan nanas buatan saya antaranya ada manisan nanas, salinas (sari kulit nanas) dan permen nanas,” jelasnya.

Ia katakan, manisan nanas merupakan olahan buah nanas yang dibuat menjadi manisan, dengan memadukan buah nanas segar dan kuah manisan yang dibuat dari rempah-rempah.

“Untuk kuahnya saya menggunakan bahan rempah-rempah seperti cengkeh dan kayu manis, agar rasanya semakin sedap,” ungkpanya.

Lalu untuk jenis nanas yang digunakan, ia menggunakan jenis nanas queen, yang mempunyai cita rasa manis dan mempunyai antioksidan yang sangat tinggi.

“Jadi nanasnya saya juga mengambil langsung dari Prabumulih, kalau pakai nanas biasa rasanya malah asam, nggak manis,” tukasnya.

Yanti mengatakan, ia baru dua pekan membuat produk olahan nanas. Selama dua pekan itu pula, Yanti sudah menjual hingga 3 ribu gelas lebih manisan.

Lalu, untuk penjualannya, Yanti sudah memasarkan ke berbagai provinsi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Baca juga : Segarnya Es Gempol Jipang Khas Kudus, Ada Tambahan Jenangnya

Lalu untuk harga per paknya dihargai Rp 20 ribu dengan isi 6 gelas (120 gram). Manisan nanas ini bisa bertahan hingga 5 bulan lamanya.

“Sebenarnya untuk masa kedaluarsanya tergantung pengemasannya. Kalau dikemas toples kaca malah bisa bertahan hingga 2 tahun,” jelasnya.

Untuk saat ini, olahan nanas Prabumulih bisa dibeli di kediaman Yanti atau bisa menghubungi melalui nomor WhatsApp, yaitu 085326827010.

Editor : Kholistiono

Lipsus 12 - Banjir Abadi di Wilayah Bekas Selat Muria (Kudus dan Pati)

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,340PengikutMengikuti
75,048PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler