31 C
Kudus
Rabu, April 21, 2021
Beranda KUDUS RS Mardi Rahayu...

RS Mardi Rahayu Kini Miliki MRI 1,5 Tesla, Satu-satunya di Eks Karesidenan Pati

BETANEWS.ID, KUDUS – Rumah Sakit Mardi Rahayu kini sudah memiliki mesin Magnetic Resonance Imaging (MRI) dengan kekuatan 1,5 Tesla. Mesin tersebut, merupakan alat pendeteksi penyakit semacam Rotgen dan CT Scan, namun pemeriksaannya lebih komprehensif.

Menggunakan gelombang elektromagnetik, alat ini bisa menghasilkan gambaran struktur dan organ dalam tubuh manusia dengan lebih jelas.

Direktur Utama RS Mardi Rahayu Pujianto menjelaskan, MRI 1,5 Tesla ini dihadirkan langsung dari Jerman dengan berat sekitar 8 ton. Biaya yang perlu dikeluarkan pun tidak murah, yakni Rp 17 miliar untuk mendatangkan alat tersebut.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat meresmikan alat MRI 1,5 Tesla di RS Mardi Rahayu. Foto: Nila Rustiyani

Baca juga : Bantu Pemakaman Pasien Covid-19, RS Mardi Rahayu Beri Penghargaan Tim Cekatil Link

“Ini didatangkan langsung dari Jerman, garansinya 5 tahun. Ini juga satu-satunya di eks Karesidenan Pati. Kalau yang 1,5 Tesla jarang ada, setahu saya adanya di Semarang, Solo dan sekarang Kudus, ” papar Puji.

Katanya, MRI tidak menggunakan radiasi sinar X dan tidak ada efek samping yang ditimbulkan dari penggunaan alat tersebut. Dengan sekali pengambilan gambar saja, bisa mengahsilkan ribuan hasil gambar dari berbagai macam sudut.

Sedangkan untuk kekuatan, bahwa MRI 1,5 Tesla dengan MRI 3,0 Tesla perbedaannya tidak terlalu signifikan.

“Kalau diibaratkan kamera, MRI 3,0 itu kamera pixel, ketajamannya lebih jelas dan lebih detail lagi. Bahwa ada bedanya, tapi tidak seberapa. Sama-sama kategori High Tesla, ” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Bupati Kudus HM Hartopo menyebut, bahwa MRI tersebut merupakan alat multiplaner. “Hanya dengan tidur telentang saja bisa diketahui semua, mulai dari punggung, kaki, sampai otak dan bagian-bagian tubuh manusia yang lunak, ” terang Hartopo selepas meresmikan MRI 1,5 Tesla, Kamis (4/3/2021).

Pihaknya juga berharap, dengan adanya MRI bisa mendeteksi sedini mungkin penyakit-penyakit yang diderita dan tidak ada keterlambatan dalam penanganan.

“Semoga bisa bermanfaat. Tindakan-tindakan stroke atau apa, bisa langsung diketahui sedini mungkin. Jangan sampai ada keterlambatan. Karena penanganan pertama itu harus sangat mendalam untuk antisipasi kasus kematian,” harap Hartopo.

MRI 1,5 Tesla di RS Mardi Rahayu ini, diklaim menjadi satu-satunya MRI yang ada di Kudus. Sebab sebelumnya RSU Kudus yang diharapkan bisa untuk menyediakan alat yang sama, belum mampu merealisasikannya, dikarenakan belum siapnya tempat dan daya listrik yang kurang mendukung.

Baca juga : RS Mardi Rahayu Buka Layanan Rapid Diagnostic Test Covid-19, Bisa Drive Thru

“RSU sebetulnya kami didorong untuk membeli. Kemarin juga sudah dianggarkan. Mungkin tahun ini Insya Allah akan kembali dianggarkan, hingga bisa komplit semua. Rumah sakit swasta dan rumah sakit daerah juga ada, ” terang Hartopo.

Sebelumnya diketahui, sekitar tahun 2017 lalu RS Mardi Rahayu sudah memilili MRI. Namun dengan kekuatan 0,3, yang masuk dalam kategori Low Tesla dan itu rusak. Hingga di tahun 2021 ini Mardi Rahayu mampu mengahadirkan kembali MRI dengan kekuatan lebih besar, 1,5 Tesla.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

29,270FansSuka
14,686PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
36,004PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler