BETANEWS.ID, KUDUS – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus telah meluncurkan aplikasi berbasis android guna mempermudah kinerja dosen maupun tenaga kependidikan di perguruan tinggi tersebut. Aplikasi yang dimaksud adalah Sistem Manajemen Universitas Terpadu (SMURT) versi 2.0.
Aplikasi SMURT tersebut, merupakan jawaban dari IAIN Kudus dalam menjawab tantangan zaman. Terutama pesatnya perkembangan teknologi, salah satunya dalam kebutuhan teknologi informasi di dunia pendidikan.
Baca juga : Ajukan Izin Kuliah Tatap Muka, Wakil Rektor 1 IAIN Kudus: ‘Mahasiswa Jenuh Kuliah Online’
Dalam aplikasi tersebut, ada 18 fitur yang diperkenalkan, yakni SIKADU (Sistem Akdemik Terpadu), SIAP (Sistem Informasi Administrasi Pegawai), SIGIAT (Sistem Informasi Kegiatan), VCLASS (Vortual Classroom), SKP/CKH (Sasaran Kerja Pegawai).
Kemudian ada BKD (Beban Kerja Dosen), PMB (Penerimaan Mahasiswa Baru, SIMASTER (Sistem Informasi Aset Terpadu), SIMORA (Sistem Informasi Monitoring Anggaran), SIKD (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis), CDC (Career Development Center) dan SKRIPSI (Sistem Informasi Skripsi Online). Kemudian ada SINCAN (Sistem Informasi Perencanaan), Gratifikasi Online (GOL), KPK, WBS (Whistle Blowing System), LITAPDIMAS (Sistem Penelitian, Publikasi Ilmiah, dan Pengabdian Kepada Masyarakat), dan terkahir ada SIMANIS (Sistem Informasi dan Audit Non Akademis).
Rektor IAIN Kudus Mudzakir mengapresiasi kerja keras tim TIPD yang telah mewujudkan aplikasi SMURT yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh civitas akademika kampus hijau tersebut.
Pihaknya juga menjelaskan, bahwa poin utama dari aplikasi baru ini adalah aplikasi yang dijamin keamanannya dan kemudahan aksesnya.
Baca juga : IAIN Kudus Siap Bertransformasi jadi UIN
“Poin penting dalam aplikasi SMURT versi 2.0 ini adalah sebuah aplikasi yang menerapkan sitem yang terintegrasi dengan Single Sign On. Keamanan datanya dan kemudahan aksesnya sangat terjamin, ” katanya.
Mudzakir juga berharap kerja sama antara para citivas akademika kampus untuk saling mengembangkan dan memanfaatkan aplikasi SMURT ini. “Untuk mempermudah kinerja para civitas akademika kampus. Baik dosen maupun tenaga kependidikan sehingga mampu membantu kinerja lembaga, ” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

