31 C
Kudus
Jumat, Februari 13, 2026

Kisah Najib Bangkit dari PHK Karena Corona, Kini Punya Omzet Puluhan Juta dari Bisnis Barunya

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sempat kalut karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) di perusahaannya, kini M Syafiun Najib bisa bernafas lega. Usaha yang ditekuninya kini mulai membawa hasil yang cukup signifikan.

Dari bisnis hiasan dinding, dia bisa mendapatkan omzet Rp 20 juta dalam sebulan. Jumlah tersebut tak dapat dia peroleh sebelum dia serius bergelut di usaha hiasan dinding.

“Mungkin kalau saya tidak kena PHK tak bisa dapat uang sebanyak itu dalam satu bulan,” jelasnya saat ditemui di tokonya, Sabtu (27/3/2021).

-Advertisement-
Najib sedang mendesain hiasan dinding yang kemudian dijualnya. Foto: Dafi Yusuf

Baca juga : Kisah Sukses Rendhy, Alumni Pelayaran SMK Wisudha Karya Yang Sudah Gapai Mimpinya

Dia mengaku sempat bingung tatkala baru terkena PHK. Najib bingung lantaran sisa tabungannya sudah habis untuk kebutuhan Hari Raya Idul Fitri. Dia tak menyangka jika akan kena PHK oleh perusahaannya.

“Kan saya kena PHK setelah Hari Raya Idul Fitri ya, jadi uang saya sudah tak bagi-bagi ke ponakan saya. Sudah habis semuanya,” katanya.

Namun, kekalutannya tak bertahan lama. Dia mencari jalan keluar agar dia bisa mendapatkan penghasilan di tengah pandemi. Apalagi, dia hidup di Kota Semarang yang jauh dari keluarga.

“Saya mencari jalan keluar agar bisa dapat penghasilan, karena saya harus bayar kos dan untuk makan juga,” imbuhnya.

Sebenarnya, bisnis hiasan dinding sudah dia geluti sejak masih kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo. Namun, saat itu dia belum serius, karena masih ada penghasilan lain dari dia bekerja kantoran.

‘Badai pasti berlalu’ itulah kata yang dia yakini. Semua permasalahan pasti berakhir pada waktunya. Kini usaha hiasan dinding yang dia geluti omzetnya sudah mencapai puluhan juta dalam satu bulan. “Dalam satu bulan bisa sampai Rp 15 juta hingga Rp 20 juta,” paparnya.

Baca juga : Kisah Sukses Harsono Bertani Porang yang Mampu Hasilkan Rp 800 Juta Tiap Panen

Menurutnya, pandemi juga menjadi berkah tersendiri baginya. Sejak pandemi, banyak orang yang beli hiasan dinding kepadanya melalui online melalui website dipajang.id.

“Mayoritas itu melalui online malahan. Kalau yang paling jauh itu kita ngirim ke Aceh dan juga Papua. Padahal jika dibandingkan, ongkos kirimnya sebenarnya lebih mahal dari barang yang dibeli,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER