31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Sebanyak 576 Warga Kudus di 3 Kecamatan Mengungsi Akibat Banjir

BETANEWS.ID, KUDUS – Tempat pengungsian di balai Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus terlihat ramai. Beberapa orang di sana tampak ada yang bercengkerama, dan ada juga yang tidur di bilik-bilik yang sudah disiapkan. Sedangkan di bagian teras, para perempuan tampak sedang masak dan membungkus nasi untuk para korban banjir.

Sudah sebulan lebih banjir melanda desa tersebut. Dalam kurun waktu itu, jumlah pengungsi juga terus bertambah. Data dari Sekretaris Desa Jati Wetan Muchamad Yakub (50), sampai saat ini tempat tersebut sudah dihuni 576 Warga.

Aktivitas para pengungsi korban banjir di balai Desa Jati Wetan. Foto: Rabu Sipan.

Menurut pria yang juga menjadi Koordinator Posko Bencana Desa Jati Wetan, warga mulai mengungsi sejak Jumat (4/2/2021). Saat ini, jumlah pengungsi di tempat tersebut ada 291 jiwa yang terdiri dari 91 kepala keluarga. Pengungsi itu berasal dari Dukuh Barisan, Gandok, dan Tanggulangin.

-Advertisement-

Baca juga: Banjir di Jalan Pantura Tanggulangin Kudus Tak Kunjung Surut, Lalu Lintas Tersendat

Sebenarnya, semua warga yang terdampak ada sekitar dua ribuan jiwa. Sedangkan yang memutuskan untuk tidak mengungsi ada sekitar 1650 jiwa.

“Meski mereka tidak mengungsi untuk makanan tetap kami suplai. Kami di sini ada dapur umum untuk menjamin para korban banjir aga tidak kelaparan. Tim medis juga stanby terus yang siap mengobati warga korban banjir yang terserang penyakit,” ungkapnya kepada Betanews.id, Senin (8/2/2021).

Yakub menjelaskan, wilayah yang terdampak banjir paling parah adalah Dukuh Barisan, Gandok, dan Tanggulangin. Ketinggian banjir antara 50 sentimeter sampai 95 sentimeter.

“Banjir belum ada tanda-tanda surut. Bahkan ada indikasi debit banjir selalu naik. Warga pun sudah banyak yang mengungsi,” ujarnya.

Baca juga: Meski Rumahnya Tidak Kebanjiran, Sukarni Pilih Mengungsi, Alasannya Bikin Haru

Terpisah, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kudus Budi Waluyo menjelaskan, korban banjir di Kudus memang sudah banyak yang mengungsi. Untuk pengungsi di Kecamatan Undaan ada 81 jiwa, terdiri dari Desa Karangrowo 56 jiwa dan Desa Ngemplak 25 jiwa.

Sedangkan untuk Kecamatan Mejobo, warga yang mengungsi ada 133 orang, dengan rincian Desa Payaman 99 orang dan Desa Gulang 34 orang. Jumlah pengungsi paling banyak berada di Kecamatan Jati, dengan jumlah 362 pengungsi. Jumlah itu meliputi Desa Jetis Kapuan 14 pengungsi, Desa Tanjungkarang 83 pengungsi, dan Desa Jati Wetan 265 pengungsi.

“Total pengungsi di Kudus akibat banjir ada 576 jiwa, dari tiga kecamatan dan tujuh desa di Kudus,” ucap Budi Waluyo dalam rilisnya.

Dia mengatakan, di setiap desa  yang terdampak banjir juga sudah disediakan dapur umum untuk menyuplai makanan untuk semua warga yang terdampak. Hal itu untuk memastikan warga korban banjir tidak kelaparan karena kekurangan logistik.

“Tim kami selalu siaga di lokasi bencana banjir. Untuk membantu evakuasi warga, suplay logistik dan lain sebagainya,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER