BETANEWS.ID, KUDUS – Sejak 11 Januari 2021, Kudus menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Hal ini sebagai salah satu upaya untuk meminimalkan penularan Covid-19 di Kabupaten Kudus.
Plt Bupati Kudus Hartopo menyampaikan, selama PPKM diterapkan, kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus menurun, meskipun tak signifikan.
Baca juga : Plt Bupati Kudus Jalani Vaksinasi Tahap Kedua
“Setelah dilaksanakan PPKM jilid satu dan dua, kasus Covid-19 di Kabupaten Kudus menurun,” ucapnya saat Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 bersama Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo secara virtual di Command Center Diskominfo Kudus, Senin (8/2/2021).
Pihaknya memaparkan, Kabupaten Kudus telah melaksanakan vaksinasi tahap kedua untuk tenaga kesehatan. Terkait vaksinasi untuk pegawai publik dan pegawai pasar, pihaknya mengaku siap.

Kemudian, terkait wacana penggunaan GeNose di Jawa Tengah, pihaknya juga mendukung. Adanya GeNose tersebut, nantinya diharapkan dapat mempercepat tracing dalam rangka penanganan Covid-19.
“Kami sangat mendukung adanya GeNose. Tracing dan pendeteksian Covid-19 berjalan cepat,” tuturnya.
Di sisi lain, Hartopo juga menyampaikan, saat ini masyarakat Kudus menghadapi bencana banjir di tengah pandemi. Banjir berasal dari luapan sungai sejak 6 Februari lalu.Pihaknya menuturkan, area Kabupaten Kudus yang berdampak, yakni Kecamatan Jekulo, Mejobo dan Jati. Beberapa daerah yang terkena banjir merupakan area cekung.
Upaya telah dilakukan dengan memompa genangan air. Namun satu dari pompa air mati sehingga tak maksimal. Pihaknya berencana akan merenovasi tanggul saat musim kemarau. “Agenda kami akan merenovasi tanggul saat kemarau,” ucapnya.
Baca juga : Warga Dilarang Gelar Hajatan Bagi yang Berada di RT dan RW yang Masuk Zona Merah
Terkait hal itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo merespon dan akan siap membantu Kabupaten Kudus terkait banjir. Pihaknya meminta agar Dinas PUPR Kudus berkomunikasi dengan PUPR Provinsi Jateng terkait desain penanganan daerah cekung. Ganjar mengapresiasi upaya Pemkab Kudus untuk mengatasi banjir.
“Nanti Dinas PUPR Kudus langsung menghubungi Dinas PUPR Provinsi. Pokoknya kalau Pemerintah Kabupaten kompak, saya yakin penanganan berjalan lancar,” pungkasnya
Editor : Kholistiono

