31 C
Kudus
Rabu, April 21, 2021
Beranda Pendidikan Jika Diizinkan, SMP...

Jika Diizinkan, SMP Kanisius Kudus Siap Lakukan PTS Offline

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pegawai dan guru tampak sedang membersihkan ruangan-ruangan kelas di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kanisius Kudus, Sabtu (27/2/2021). Setelah didekati, mereka rupanya sedang menyiapkan ruang kelas untuk Penilaian Tengah Semester (PTS) secara luring yang dijadwalkan mulai Senin (1/3/2021) hingga Sabtu (6/2/2021) mendatang.

Tak hanya itu, nomor-nomor peserta ujian pun ditempel di setiap meja. Sedengkan di setiap pintu juga ditempel keterangan ruangan. Selepas semua kegiatan persiapan usai, Ketua Panitia PTS SMP Kanisius Basuki Sugita sudi memberikan penjelasan terkait persiapan PTS di sekolahnya.

Aktivitas Guru SMP Kanisius untuk mengajar secara daring. Foto: Nila Rustiyani.

“Kita merindukan anak-anak datang ke sekolah. Rindu anak belajar. Seandainya dalam waktu dua hari ini, ada ketentuan anak boleh datang ke sekolah untuk PTS, kita sudah siap. Karena ruangan semuanya sudah dibersihkan, meja sudah ditata, nomor sudah ditempelkan. Jadi kita sudah siap,” jelasnya.

Baca juga: Soal Wacana Pembelajaran Tatap Muka Dimulai Juli, Ganjar Khawatir Jika Hanya Guru yang Divaksin

Kapanpun anak datang, imbuh Basuki, ia dan bapak ibu guru lainnya sudah siap untuk menyambut kedatangan para anak didiknya. Melihat pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan usainya, PTS offline nanti, Basuki sudah menyiapkan 12 ruang kelas yang akan digunakan, tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan yang dianjurkan, seperti masing-masing kelas akan diisi oleh 20 siswa.

“Jika nanti boleh offline, kita sudah siapkan 12 ruangan. Kita total ada 250 siswa dari kelas 7 hingga 9, jadi nanti setiap ruangan akan diisi 20 siswa,” kata lelaki tersebut.

Namun tetap, sebelum memulai tes, para peserta didik diwajibkan untuk absen melalui Google Meet terlebih dahulu. Setelah itu baru bisa mulai mengerjakan ujian.

“Kalau ujiannya nanti sistemanya online kita siap, kalau offline kita juga siap. Kalau offline, kita sudah siapkan hard file soal yang nantinya bisa langsung difotokopi, paling satu sampai dua jam selesai. Kita tidak ada sistem shif, sekali jalan bisa. Untuk ujian 250 siswa kelas 7 sampai 9, banyak ruangan di sini,” terang Guru Matematika tersebut.

Baca juga: 7.590 Tenaga Pendidik di Kudus Tunggu Jadwal Vaksinasi

Sedangkan untuk mata pelajaran, lanjut Basuki, hari pertama akan dimulai dengan ujian Bahasa Indonesia dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Selasa ada Matematika, Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Rabu ada Bahasa Inggris dan Seni Budaya.

Kemudian Kamis ada pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dan Bahasa Jawa. Dilanjut Jumat ada Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Biologi dan Fisika, dan diakhiri dengan mata pelajaran Informatika untuk kelas 7-8 serta Prakarya untuk kelas 9, pun Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjasorkes) untuk semua kelas.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

29,270FansSuka
14,686PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
36,004PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler