Puluhan Sekolah di Kudus Dapat Bantuan Revitalisasi, Besarannya hingga Rp1,5 Miliar

BETANEWS.ID, KUDUS – Program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali dilaksanakan tahun ini. Sebanyak 24 satuan pendidikan di Kabupaten Kudus menerima bantuan dengan nilai berkisar antara Rp200 juta hingga Rp1,5 miliar per sekolah.

Bantuan tersebut dicairkan langsung ke rekening masing-masing penerima. Rinciannya, program revitalisasi tahun ini menyasar 19 sekolah dasar (SD), tiga sekolah menengah pertama (SMP), dan dua taman kanak-kanak (TK) yang tersebar di wilayah Kabupaten Kudus.

Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Anggun Nugroho, menyampaikan bahwa program ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di daerah. Dengan adanya program tersebut, diharapkan proses belajar mengajar dapat berjalan lebih baik, nyaman, dan aman bagi peserta didik.

-Advertisement-

Berbeda dari tahun sebelumnya, jumlah penerima bantuan tahun ini mengalami penurunan. Pada 2025, sebanyak 27 satuan pendidikan menerima bantuan, sedangkan tahun ini turun menjadi 24 sekolah.

“Untuk tahun ini, program ini mengalami penurunan jumlah sasaran sekolah. Namun, peluang penambahan masih terbuka,” ujarnya.

Baca juga : Anggaran Desa Tertekan, Paguyuban Kades Kudus Curhat ke Bupati

Ia menyebut Kemendikdasmen masih melakukan proses evaluasi dan memungkinkan adanya penambahan sekolah penerima bantuan hingga akhir Juli mendatang.

“Masih ada kemungkinan pada akhir Juli nanti akan ada tambahan sekolah penerima revitalisasi,” jelasnya.

Anggun menuturkan, program tersebut sepenuhnya berasal dari pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen RI. Besaran bantuan juga bervariasi, tergantung tingkat kerusakan masing-masing sekolah.

“Nominalnya bervariasi, mulai dari Rp200 juta sampai Rp1,5 miliar untuk setiap sekolah,” katanya.

Ia menjelaskan, mekanisme penyaluran bantuan berbeda dengan Dana Alokasi Khusus (DAK). Dana program revitalisasi disalurkan langsung dari Kemendikdasmen ke rekening sekolah penerima tanpa melalui pemerintah daerah.

“Mekanismenya langsung dari Kemendikdasmen RI ke rekening sekolah, jadi tidak melalui pemerintah daerah,” jelasnya.

Saat ini, pelaksanaan program telah memasuki tahap verifikasi dan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS). Sejumlah sekolah di Kudus bahkan telah menerima pencairan dana tahap pertama hingga 70 persen dan mulai melaksanakan pekerjaan pembangunan.

Adapun daftar sekolah penerima program revitalisasi tahun 2026 meliputi SD 1 Loram Kulon, SD 5 Kedungsari, SD 2 Ngembal Kulon, SD 4 Jekulo, SD 1 Loram Wetan, SD 2 Panjunan, SD 1 Kaliputu, SD 1 Kuwukan, SD 1 Getassrabi, SD 5 Honggosoco, SD 4 Undaan Kidul, SD Berugenjang, SD Krandon, SD 5 Gondangmanis, SD Nganguk, SD 4 Getassrabi, SD 3 Karangmalang, SD 7 Getassrabi, dan SDIT Kharisma.

Sementara itu, untuk jenjang SMP meliputi SMP 2 Gebog, SMP 3 Dawe, dan SMP Hasyim Asy’ari. Adapun jenjang TK terdiri atas TK PG Rendeng dan TK Negeri Pembina Kecamatan Jati.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER