Warga Keluhkan Polusi PG Rendeng, Pemkab Kudus Minta Segera Ada Pembenahan

BETANEWS.ID, KUDUS – Aktivitas produksi di Pabrik Gula (PG) Rendeng, Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, dikeluhkan masyarakat sekitar. Aktivitas penggilingan tebu di pabrik tersebut dinilai menimbulkan polusi yang mengganggu lingkungan permukiman warga.

Keluhan tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, terlebih dalam waktu dekat akan digelar turnamen sepak bola putri bertaraf internasional, Srikandi Cup. Lokasi pertandingan yang tidak jauh dari PG Rendeng membuat persoalan polusi tersebut dinilai perlu segera ditangani.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, Pemkab Kudus telah meminta Sekretaris Daerah (Sekda) untuk berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) terkait persoalan tersebut. Koordinasi juga akan dilakukan dengan pihak PG Rendeng untuk mengevaluasi kondisi cerobong pabrik.

-Advertisement-

“Kami bersama Bu Wakil Bupati memerintahkan kepada Pak Sekda untuk berkoordinasi dengan Dinas PKPLH dan PG Rendeng untuk segera memperbaiki dan mengevaluasi kondisi cerobongnya, supaya tidak mencemari masyarakat,” ujar Sam’ani, Senin (10/8/2026).

Baca juga : Cegah Kecelakaan, 11 Persimpangan di Kudus Bakal Dipasangi Highmast

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan masyarakat sekaligus mendukung pelaksanaan Srikandi Cup. Pemkab Kudus memilih pendekatan persuasif dengan meminta pihak PG Rendeng melakukan pembenahan terhadap sistem pengendalian polusi.

“Dalam rangka event ini kita dukung bareng-bareng. Kita pendekatan persuasif kepada PG Rendeng dan mudah-mudahan PG Rendeng segera melakukan pembenahan,” katanya.

Sam’ani menyebut, pembenahan dapat dilakukan dengan meningkatkan sistem penyaringan pada cerobong pabrik. Salah satu opsi yang dibahas yakni menambah jumlah filter sehingga kemampuan menangkap debu dari proses produksi dapat lebih optimal.

Selain penambahan filter, lanjutnya, sistem penyemprotan air juga dapat dipasang untuk membantu menangkap partikel debu agar tidak beterbangan ke lingkungan sekitar. Dengan langkah tersebut, Pemkab berharap aktivitas produksi PG Rendeng tetap dapat berjalan tanpa menimbulkan gangguan polusi bagi masyarakat.

“Nanti ditambah filternya mungkin satu menjadi dobel, yang kedua dipasang semprot air. Jadi nanti menangkap debu-debu supaya tidak beterbangan,” jelasnya.

Pemkab Kudus berharap pihak PG Rendeng segera merespons keluhan tersebut dan melakukan pembenahan. Terlebih, Srikandi Cup akan menghadirkan peserta dari sejumlah negara sehingga kondisi lingkungan di sekitar lokasi pertandingan juga menjadi perhatian dalam mendukung kelancaran agenda olahraga internasional tersebut.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER