BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa polisi Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kudus tampak sedang mengatur lalu lintas Jalan Pantura yang berada di sebelah utara Jembatan Tanggulangin Kudus. Beberapa kendaraan yang melintas tampak melambat saat melewati jalan raya yang masih tergenang banjir.
Pantauan di lokasi, banjir masih menggenangi jalan di depan Terminal Jati, Kudus. Jalan yang tergenang sekitar sepanjang 100 meter. Sedangkan Jalan Kudus-Purwodadi yang masih tergenang di Desa Tanjungkarang dengan panjang yang kurang lebih sama.

Meski banjir sudah mulai surut, beberapa polisi tetap bertugas untuk mengatur kendaraan yang melintas di lampu lalu lintas pojok Terminal Jati Kudus. Sebab, banjir yang menggenang itu juga mengakibatkan beberapa ruas jalan rusak atau berlubang.
Baca juga: Sejumlah Jalan di Menawan Lumpuh Akibat Longsor, Warga Tunggu Alat Berat
Ditemui di lokasi, Kanit Reg Ident Satlantas Polres Kudus Ipda Noor alifi mengatakan, saat ini jalan raya yang tergenang banjir selama beberapa bulan terakhir sudah mulai surut.
“Alhamdulillah jalan raya di Kudus, terutama jalan lintas provinsi yakni Jalan Kudus-Demak dan Jalan Kudus-Purwodadi yang pekan kemarin kebanjiran kini sudah mulai surut,” ujar pria yang akrab disapa Alifi kepada awak media, Sabtu (13/2/2021).
Dia menuturkan, akibat beberapa jalan yang terendam banjir lumayan tinggi pekan kemarin, pihaknya sempat memberlakukan contraflow, terutama yang jalur Kudus-Demak. Menurutnya, pengaturan lalu lintas tersebut tidak diberlakukan kembali.
“Sekarang sudah tidak ada rekayasa lalu lintas khususnya contraflow. Karena jalan sudah bisa dilewati secara normal meski masih tergenang. Genangan banjir di jalan raya saat ini antara 20 sampai 25 sentimeter. Kendaraan roda empat yang kecil juga sudah bisa melintas,” ungkapnya.
Baca juga: Banjir Karangrowo Surut, Warga yang Mengungsi Mulai Kembali ke Rumah
Alifi mengungkapkan, karena banjir saat ini ada beberapa ruas jalan yang berlubang. Oleh sebab itu, ia mengimbau agar warga yang melintas di ruas jalan yang tergenang banjir untuk hati-hati dan waspada. Oleh karena itu, pihaknya tetap menerjunkan petugas untuk mengatur lalu lintas, agar tidak terjadi kecelakaan.
“Mudah-mudahan tidak ada kecelakaan dan tidak ada permasalahan bagi masyarakat yang melintas,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

