31 C
Kudus
Selasa, Juni 25, 2024

Getuk Nyimut Saus Alpukat di Pondok Getuk Pak San Ini Tarik Banyak Pengunjung Tiap Hari

Getuk Nyimut Saus Alpukat Akan Ikuti Festival Kuliner di Slovenia

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang wanita dengan gaya rambut poni tengah membantu pembuatan getuk nyimut di Pondok Getuk Pak San, Desa Kajar, Kecamatan Dawe, kabupaten Kudus. Setelah adonan jadi dan dibentuk bulat, getuk itu kemudian digoreng. Dari proses penggorengan itulah getuk itu kemudian ditata sedemikian rupa dengan bubuhan saus berwarna hijau dan beberapa toping lain. Wanita tersebut adalah Donna Ekawati, Pendamping Wisata Desa Kajar.

Seusai menyelesaikan kuliner khas Kudus itu, Donna bercerita soal inovasi pembuatan getuk goreng dengan saus alpukat. Ia mengakui, pemilihan buah alpukat  karena melihat  banyaknya buah alpukat di desa yang berada di lereng Gunung Muria tersebut.

Salah satu pengunjung sedang menikmati getuk nyimut saus alpukat di Pondok Getuk Pak San. Foto: Kartika Wulandari.

“Awalnya ada dua pilihan buah, yaitu buah naga dan alpukat, tetapi akhirnya rasa yang paling masuk buah alpukat,” jelasnya, Kamis (28/01/2021).

-Advertisement-

Baca juga: Sehari Pak San Bisa Habiskan 80 Kilogram Ketela untuk Bikin Getuk Nyimut

Karena inovasinya ini, lanjut Donna, getuk saus alpukat rencananya akan mengikuti Festival Kuliner di Slovenia pada September hingga Oktober nanti. Namun, Donna dan Kamisan, pemilik Pondok Getuk Pak San masih mencari cara membawa getuk tersebut agar tetap fresh.

“Kami masih mempertimbangkan antara membawa bahan dari sini, atau membeli di sana, karena kita membutuhkan bahan yang fresh,” beber Donna.

Donna juga mengkhawatirkan, jika menggunakan jenis ketela yang lain, maka rasanya akan berbeda. Soalnya, getuk khas Desa Kajar menggunakan ketela jenis ketan yang mempunyai tekstur pulen. Lalu untuk alpukatnya, ia menggunakan alpukat mentega dengan Kualitas B. Sedangkan untuk pembuatan sausnya tidak boleh ada campuran gula pasir dan tidak boleh kebanyakan air.

“Alpukat ada 3 kualitas yaitu A, B, dan C, dan kita menggunakan kualitas B,” katanya.

Baca juga: Selalu Diburu, Getuk Goreng Jadi Andalan Pondok Kopi Tarik Pembeli

Berkat inovasi Donna itu, kini Pondok Getuk Pak San kebanjiran pembeli yang memesan dan penasaran dengan olahan unik itu. Bahkan seperti diakui Kamisan, dalam sehari ia bisa menghabiskan bahan baku ketela hingga satu kuintal

“Untuk harga getuk saus apukat dibanderol dengan harga Rp5 ribu untuk satu porsinya,” jelasnya di kedai yang buka setiap hari mulai pukul 8.00 WIB hingga 20.00 WIB itu. 

Selain getuk saus alpukat, Pondok Getuk Pak San juga menyediakan berbagai macam getuk. Seperti getuk krispi, getuk isi coklat, getuk isi gula pasir, dan berbagai macam makanan berat seperti pecel pakis dan rica-rica ayam.

Dia berharap setelah meluncurkan getuk saus alpukat di Pondok Getuk Pak San, nantinya semua penjual getuk Desa Kajar juga akan membuat olahan getuk ini.

“Semoga getuk saus alpukat ini bisa menjadi inovasi yang menjadi makanan khas Desa Kajar,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
140,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER