31 C
Kudus
Senin, Maret 1, 2021
Beranda Kuliner Keripik Gedebog Pisang...

Keripik Gedebog Pisang Aneka Rasa Ini Digandrungi Banyak Orang, Siapa Sudah Coba?

BETANEWS.ID, KUDUS – Gedebog pisang yang terkumpul di kebun samping sebuah rumah itu tetap dipotongi meski hujan belum juga berhenti. Seorang pria di sana terlihat lumayan basah kuyup saat memilih bagian-bagain batang pisang yang hendak dibawanya masuk ke rumah. Satu tebas dua tebas, gedebog itu sudah terpotong beberapa bagian dan lalu dibawanya ke bagian belakang rumahnya.

Def Suci Ariyanto (33) namanya. Pria pemilik usaha Keripik Gedebog Dua Putra yang berada di Desa Tumpang Krasak RT 1 RW 7, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu tampak telaten mengupas gedebog sampai ke bagian dalam yang terlihat putih. Tangannya begitu terampil melepas bagian demi bagian batang hingga menemukan bahan pembuatan keripik yang diinginkan.

Pemilik usaha Keripik Gedebog Pisang Dua Putra sedang membungkus jajanan yang dijualnya. Foto: Kaerul Umam.

Di sela-sela pembuatan keripik itu, Ari, sapaan akrabnya dengan senang hati bercerita usaha yang dirintis pada November 2020 lalu itu. Dalam ceritanya, awal mula merintis usaha keripik gedebog pisang yang sedang hits itu dari melihat-lihat di Youtube.

- Ads Banner -

Baca juga: Selain Digemari Anak-Anak, Mi Lidi Mbah Atik Ini juga Jadi Camilan Favorit Ibu Hamil

“Daripada gedebog pisang tersebut hanya terbuang sia-sia, jadi saya ingin memanfaatkan apa yang ada saat itu, yaitu membuat camilan yang krispi,” katanya, Senin (18/1/2021).

Ari mengungkapkan, dalam usaha itu dirinya menyediakan beberapa varian rasa keripik gedebog pisang. Di antaranya rasa balado, rasa baberque, rasa pedas, rasa jagung manis, dan orisinal.

“Per kemasan beratnya 100 gram. Untuk yang original harganya Rp 6 ribu. Sedangkan yang ada rasanya Rp 9 ribu,” rinci pria yang dikarunia 2 anak tersebut.

Baca juga: Unik dan Bikin Penasaran, Keripik Gedebog Pisang Ini Peminatnya Hingga Malaysia

Kemudian untuk pemasaran yang dilakukan, dirinya mengandalkan media sosial seperti Facebook dan Instagram dengan akun @kripik_gedebog. Hingga saat ini, pembelinya sudah dari luar daerah, meskipun kebanyakan dari Kudus. Pembeli yang sudah pernah menjajakan produknya meliputi Kediri, Bandung, Pati, Jepara, dan Semarang.

“Rata-rata pembeli kebanyakan dari Kudus sendiri. Alhamdulillah, paling ramai dalam sehari bisa menjual sebanyak 50 hingga 60 bungkus. Saya berharap usaha ini bisa berjalan terus menerus, saya juga mempunyai niat untuk bisa berbagi kepada masyarakat setempat untuk bekerja sama mengembangkan usaha ini,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler