31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Banjiri Pemukiman, Tanggul Sungai Wulan yang Jebol Ternyata Disebabkan Lubang Tikus

BETANEWS.ID, KUDUS – Tanggul Sungai Wulan yang Jebol, Jumat (1/2/2021) sekitar pukul 22:45 WIB, disebabkan salah satunya oleh lubang tikus di sepanjang tanggul. Meski lubang itu sering diperbaiki warga, tetapi akibat tingginya debit air sungai terbut akhirnya tidak kuat menahan laju air.

Kepala Desa Pasuruhan Lor Nor Badri (53) menuturkan, tanggul jebol yang terjadi di Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu menggenangi 100 rumah dan puluhan hektare sawah.

Anggota TNI dan relawan BPBD Kudus mengevakuasi warga Dukuh Goleng yang kebanjiran, Sabtu (2/1/2021). Foto: Rabu Sipan.

“Tanggul jebol ini terjadi semalam. Selain disebabkan debit air yang tinggi, tanggul yang jebol terjadi karena banyaknya lubang tikus yang terdapat pada tanggul Sungai Wulan,” ujar pria yang akrab disapa Badri kepada Betanews.id, Sabtu (2/1/2020).

-Advertisement-

Baca juga: Tanggul Sungai Wulan Jebol Sepanjang 25 Meter, 100 Rumah di Dukuh Goleng Terendam

Menurutnya, warga setempat sebenarnya selalu siaga memperbaiki lubang tikus itu sepanjang tahun. Namun, akhirnya jebol juga, dan ini baru pertama kalinya tanggul di wilayah tersebut jebol.

“Setiap tahun bocor, tapi diatasi warga. Nah ini nggak konangan, akhirnya langsung jebol. Mungkin jurusan air banyak,” ungkapnya.

Untuk perbaikan tanggul, Badri melanjutkan, pihaknya masih menunggu intruksi dari Pemerintah Kabupaten Kudus. Soalnya, tanggul belum bisa diperbaiki sampai airnya surut.

“Sudah ada warga yang dievakuasi. Ini baru ada tiga perahu dari BPBD Kudus untuk evakuasi warga yang kabanjiran,” bebernya.

Baca juga: Siaga Bencana, Relawan Kudus Pertanyakan Kesiapan Tempat Pengungsian

Di sisi lain, Plt Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan, saat ini pihaknya fokus untuk mengevakuasi warga yang kebanjiran dan jangan sampai ada korban jiwa. Pihaknya dan pemerintah desa setempat juga sudah menyiapkan dua tempat  pengungsian, lengkap dengan tim medis, bahan makanan, dan lainnya.

Karena ini masa pandemi, tempat pengungsian juga sudah mengikuti aturan protokol kesehatan. Jadi pangungsi harus tetap berjarak.

“Tempat pengungsian sudah disediakan, lengkap dengan dapur umum, tenaga kesehatan, dan fasilitas umum. Saya mengimbau agar pengungsi tetap mematuhi protokol kesehatan,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER