31 C
Kudus
Senin, Maret 1, 2021
Beranda Kudus Banjir Sering Landa...

Banjir Sering Landa Kudus, Hartopo Salahkan Warga yang Buang Sampah di Sungai

BETANEWS.ID, KUDUS – Banjir yang kembali melanda di Kabupaten Kudus, Selasa (19/1/2021) mendapat perhatian serius Plt Bupati Kudus HM Hartopo. Dengan potensi bencana yang terus mengancam, ia meminta pihak kecamatan, desa, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus untuk terus waspada.

“Untuk Temulus, Kesambi, ini dari camat sudah koordinasi sejak tadi pagi. Tadi memang ada air limpasan, tapi untuk saat ini info terakhir sudah surut,” ungkap Hartopo saat ditemui selepas melakukan sidak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di ADA Swalayan Kudus, Selasa (19/1/2021).

Terkait banjir yang berdampak pada ratusan rumah yang terendam, Hartopo menyuruh pihak yang bertanggungjawab untuk menyiapkan semua hal yang diperlukan saat bencana alam datang. Seperti tempat pengungsian, tenaga kesehatan, hingga logistik utuk warga yang membutuhkan.

- Ads Banner -

Baca juga: Sungai Dawe dan Piji Meluap, Ratusan Rumah di Temulus Dilanda Banjir

“Tetap saya suruh menyiapkan semua, terkait masalah tempat pengungsian, tenaga kesehatan, dapur umum, semua saya suruh persiapkan. Jangan sampai lengah,” tegas Hartopo.

Menurutnya, sampah yang dibuang sembarangan adalah salah satu penyebab tingginya debit air sungai dan menyebabkan banjir. Pihaknya sebenarnya sudah mengantisipasi pembuatan jaring yang berfungsi untuk menyaring sampah di Sungai Piji dan Dawe. Petugas juga sudah disiapkan untuk mengambil sampah yang mangkrak di jaring agar aliran air sungai kembali lancar. Namun, karena tingginya debit air, akhirnya sungai tidak bisa menampungnya.

“Makanya jangan sampai yang membuang sampah di atas, yang terkena dampak di bawah. Itu yang menjadi perhatian kita semua,” kata Hartopo.

Baca juga: Mejobo Banjir Lagi, Warga Jengah Rumahnya Selalu Terendam Saat Curah Hujan Tinggi

Di sisi lain, Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BPBD Kudus, Budi Waluyo melaporkan, selain merendam empat desa di Kecamatan Mejobo, yakni kesambi, temulus, golan tepus, dan mejobo, banjir juga merendam tiga dukuh di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati. Tiga dukuh tersebut adalah Dukuh Barisan, Tanggulangin, dan Gendok. Sejauh ini, belum ada warga yang diungsikan.

“Apabila diperlukan evakuasi, pihaknya memilih Balai Desa Jati Wetan menjadi tempat pengungsian para warga,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler