31 C
Kudus
Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Kudus Sungai Dawe dan...

Sungai Dawe dan Piji Meluap, Ratusan Rumah di Temulus Dilanda Banjir

BETANEWS.ID, KUDUS – Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Kudus sejak Senin (18/1/2021) kemarin mengakibatkan Sungai Dawe dan Piji meluap. Akibatnya, kurang lebih 350 rumah di Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, terendam banjir, Selasa (19/1/2021).

Kepala Desa Temulus Suharto (52) menjelaskan, banjir yang terjadi di desanya ini merupakan banjir rutinan. Bahkan setiap musim penghujan, desa yang dipimpinnya itu pasti banjir. Karena curah hujan tinggi, debit air Sungai Dawe dan Piji terus meninggi hingga mengakibatkannya meluap ke permukiman warga.

Kepala Desa Temulus, Suharto memantau kondisi banjir di desanya, Selasa (19/1/2021). Foto: Rabu Sipan.

“Bagian paling hilir dua sungai itu adalah Desa Temulus. Saat desa-desa yang dilalui Sungai Dawe dan Piji seperti Desa Tenggeles, Hadiwarno, Golantepus, dan Kesambi banjir akibat limpasan air sungai atau tanggul jebol, warga Desa Temulus pun juga kebanjiran. Sebab desa kami adalah totokan-nya,” ujar Suharto kepada Betanews.id.

- Ads Banner -

Baca juga: Mejobo Banjir Lagi, Warga Jengah Rumahnya Selalu Terendam Saat Curah Hujan Tinggi

Dia menuturkan, banjir yang melanda desanya terjadi di tiga Rukun Warga (RW) dan sekitar 15 RT. Di RW satu ada tujuh RT yang terendam banjir. Di RW dua ada lima RT sedangkan di RW tiga ada tiga RT. Total rumah yang terendam banjir ada sekitar 350 rumah. Dengan ketinggian air banjir antara 30 sentimeter hingga satu meter.

Lebih lanjut kata dia, warganya sebenarnya mengeluh dengan banjir yang terjadi berulang setiap musim hujan datang. Dia pun atas nama warganya berharap dua sungai yang melintas di Kecamatan Mejobo agar dinormalisasi. Sebab selama ini kedua sungai tersebut mengalami pendangkalan. Serta talutnya banyak yang sudah rapuh.

“Kami berharap pihak terkait BBWS (Pemali Juana) dan Pemerintah Kabuputen Kudus untuk cari solusi agar kami tidak kebanjiran lagi. Harapan saya Sungai Piji dan Sungai Dawe itu dinormalisasi dan talutnya diperbaiki,” harapnya.

Baca juga: Rumpun Bambu di Tepi Sungai Piji Jadi Penyebab Banjir di Desa Tenggeles

Dia mengatakan, meski banyak warganya yang kebanjiran tapi belum ada yang bersedia untuk mengungsi. Namun, pihak desa sudah meyiapkan empat tempat pengunsian, yakni di tiga mesjid dan balai desa. Dia mengaku akan melakukan patroli terus-menerus, sebab hujan belum juga reda, serta air kiriman dari wilayah atas masih deras.

“Kemungkinan debit air banjir ini akan naik lagi. Makanya kami patroli terus. Kami juga sudah siapkan perahu, kalau banjir makin tinggi warga akan kami evakuasi ke pengungsian,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler