31 C
Kudus
Minggu, Maret 7, 2021
Beranda Kudus Mejobo Banjir Lagi,...

Mejobo Banjir Lagi, Warga Jengah Rumahnya Selalu Terendam Saat Curah Hujan Tinggi

BETANEWS.ID, KUDUS – Di dalam rumah Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, tampak seorang pria mengenakan kaus oblong berpeci hitam tampak sedang menaruh barang-barang di atas meja. Lantai rumah tersebut terlihat sudah tergenang banjir setinggi sebetis orang dewasa. Pria tersebut bernama Nor Aziz yang sudah jengah dengan seringnya banjir yang melanda desanya.

Seusai menyelamatkan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi, pria yang akrab disapa Aziz tersebut menuturkan, sebenarya sudah jengah dengan banjir yang terjadi di desanya yang selalu membanjiri rumahnya. Banjir tersebut terjadi setiap tahun dan berulang. Bahkan untuk tahun ini sudah empat kali banjir menggenangi rumahnya.

Anak-anak sedang bermain di area banjir Mejobo, Selasa (19/1/2021). Foto: Rabu Sipan.

“Tahun ini sudah empat kali kebanjiran. Bahkan yang jalan depan rumahku, tepatnya di perempatan Desa Mejobo itu malah hampir setiap hujan pasti terjadi banjir,” ujar Aziz kepada Betanews.id, Selasa (19/1/2021).

- Ads Banner -

Baca juga: Tanggul Sungai Desa Tenggeles Jebol 7 Meter, Rumah Warga Terendam Banjir

Dia berharap pihak terkait bisa menanggulangi banjir yang melanda desanya. Sebenarnya tahun lalu sudah ada perbaikan drainase dan peninggian jalan. Namun, kenyataannya sampai saat ini masih sering terjadi banjir. Bahkan tuturnya, banjir kali ini lebih tinggi dari banjir-banjir sebelumnya.

“Banjir yang terjadi kali ini debit airnya lebih tinggi dari banjir-banjir sebelumnya. Kalau masih gerimis dan hujan kemungkinan nanti bisa naik lagi banjirnya,” ucap Aziz.

Hal senada juga diungkap Muhammad Nor Salis. Dia mengatakan, setiap curah hujan tinggi, desanya dan rumahnya sudah sering kebanjiran. Menurutnya, air mulai masuk rumahnya sejak pukul 07.00 WIB dan pukul 09.00 WIB air mulai meninggi.

“Banjir terjadi sudah berulang-berulang. Selama ini selalu waspada saja dan mengamankan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi. Biasanya kalau terang cepat surut, kok,” ujarnya.

Baca juga: 600 Rumah di Desa Mejobo Terendam Banjir

Ditemui terpisah, Kepala Desa Mejobo Kharis (46) menuturkan, banjir yang terjadi kali ini memang lebih tinggi dari sebelumnya. Akibatnya, banjir tersebut menggenangi sekitar 500 rumah warga dengan ketinggian berkisar antara 50 sampai 70 sentimeter. Menurutnya, banjir yang terjadi di desanya adalah masalah klasik. Antara lain, curah hujan tinggi sehingga debit air di anak Sungai Dawe, Sungai Setro, serta Sungai Piji tinggi.

“Karena debit air sungai yang tinggi dan terjadi limpasan tersebutlah di Desa Mejobo ini banjir. Selain itu, drainase yang ada juga kurang lancar sehingga airnya meluap ke jalan,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

- Advertisement -

Tinggalkan Balasan

28,620FansSuka
14,316PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
29,350PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler