31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Pensiun Jadi Kuli Bangunan, Suminto Rintis Alpukat Kocok yang Digemari Anak Muda

BETANEWS.ID, PATI – Suminto (25) tampak membelah alpukat jadi dua di sebuah kedai serba hijau, Jalan WR Supratman, Desa Pajeksan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati. Setelah terpotong, ia kemudian mengambil dagingnya dan dikocok pada sebuah gelas berwarna hijau loreng. Dari pengocokan itulah alpukat itu kemudian dituang dalam gelas dan dibubuhi berbagai toping. Ia adalah penjual Alpukat Kocok Kedai Idola Juwana.

Di sela kesibukannya berjualan, Suminto bercerita soal usaha waralaba yang dijalaninya itu. Sebelumnya, ia bekerja di Cikarang sebagai pekerja proyek. Setelah tiga tahun, ia merasa bosan bekerja dengan orang lain dan berpikir ingin mempunyai bisnis sendiri.

Suminto sedang menuangkan susu pada salah satu menu alpukat kocok di Kedai Idola. Foto: Khalim Mahfur.

“Di Cikarang saya punya teman yang memiliki Alpukat Kocok Idola dan saya minat untuk membuka usaha kaya gitu juga. akhirnya saya franchise sama teman saya dan dia mau mentoring,” ujarnya kepada Betanews.id, Sabtu (28/11/2020).

-Advertisement-

Baca juga: Sensasi Pedas Asam Manis Dalam Rujak Es Krim yang Menyegarkan

Bahan baku yang Minto gunakan adalah alpukat mentega. Menurutnya, jenis alpukat tersebut mempunyai rasa yang lebih nikmat jika dijadikan sebagai bahan dasarnya.

“Variannya di sini ada delapan jenis, mulai dari yang orisinal, cokelat, keju, milo, green tea, dan istimewa. Sebenernya untuk alpukatnya sama cuma topingnya saja yang berbeda,” terangnya.

Menu alpukat kocok yang ada di Kedai Alpukat Kocok Idola mempunyai rasa yang nikmat. Dengan perpaduan cokelat dan toping yang melimpah menambah kenikmatannya. Harganya cukup terjangkau, yakni dibandrol mulai dari Rp 11 ribu untuk varian orisinal  hingga Rp 18 ribu untuk varian spesial.

“Mungkin di sini harganya agak sedikit mahal dibandingakan dengan alpukat kocok yang dijual di tempat lain yang ada di Pati ini. Tapi setelah saya coba memang rasanya beda. Di sini alpukatnya lebih terasa dan juga topingnya lebih banyak,” ucapnya.

Baca juga: Jus Buah dengan Toping Es Krim ini Sedang Hits di Pati, Siapa yang Sudah Coba?

Dalam sehari, kedai yang buka dari pukul 14.00 WIB hingga 21.00 WIB itu ramai didatangi pengunjung pada malam hari. Setiap harinya, Minto bisa menjual kurang lebih 20 gelas alpukat kocok.

“Menurut saya semua kalangan suka, tapi kebanyakan yang suka dari kalangan anak-anak dan remaja,” katanya.

Seorang pembeli, Bagus Rahmat mengatakan, ia sudah lama membeli alpukat kocok di Kedai Alpukat Kocok Idola Juwana. Menurutnya, alpukat yang ada di sini sangat banyak dan tebal. Selain itu, di sana menjaga kualitasnya dengan menggunakan alpukat pilihan yang diambil dari lereng Gunung Muria.

“Paling suka sama varian spesial, karena mempunyai toping yang banyak. Yaitu irisan alpukat, cokelat, milo dan yang lainnya,” ujar pemuda asal winong itu.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER