BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pria tampak sibuk di sebuah warung sate kambing di tepi Jalan PR Sukun Desa Gondosari, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Mereka terlihat berbagi tugas. Ada yang membakar sate dan sebagian melayani pelanggan. Di antara mereka, terlihat seorang perempuan yang ikut menyajikan sate kambing. Ia adalah Septina Fatmawati (32) pemilik Warung Sate Kambing H Slamet.
Seusai melayani pelanggan, perempuan yang akrab disapa Tina itu sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Dia mengatakan, mulai merintis usaha warung sate kambing sejak sebulan yang lalu. Menurutnya, pilihan merintis usaha tersebut karena ia dan suaminya itu gemar sekali berwisata kuliner sate kambing.

“Saya dan suami itu suka banget sama olahan daging kambing, khususnya sate. Bahkan kami itu rela berburu kuliner sate kambing ternama ke beberapa kota. Di antaranya, Tegal, Solo, Klaten, Yogyakarta, Semarang, dan daerah lainnya,” ujar Tina kepada Betanews.id, Kamis (3/12/2020).
Baca juga: Menikmati Sedapnya Soto Geprek, Menu Unik yang Hanya Ada di Geprek Uenakkene
Perempuan yang dikaruniai satu anak itu menambahkan, dari kegemaran dan pengalamannya berburu sate kambing, ia pun berinisiatif untuk merintis usaha warung sate kambing. Dengan pengalamannya itu juga ia punya keyakinan mampu menyediakan sate kambing yang enak dari sate kambing yang sudah ada.
“Di sini pakai daging kambing muda. Untuk harga juga sangat murah yakni Rp 15 ribu seporsi lengkap dengan nasi dan es teh. Bahkan nasinya itu bisa ambil sepuasnya,” jelas perempuan berambut pirang tersebut.
Dia menuturkan, sejak dibuka sebulan yang lalu, sate kambingnya laris manis dan selalu ramai. Dia mengaku, sehari ia bisa menjual sekitar delapan ribu tusuk sate kambing dan menghabiskan lima ekor kambing muda. Meski baru sebulan, pelanggannya sudah banyak. Selain seantero Kudus juga ada pelanggan dari Jepara.
Ia juga melayani pesanan sate kambing untuk berbagai kepentingan, misal acara nikahan, khitanan, majlis taklim, reuni, dan lain sebagainya. Untuk pesanan di atas 100 tusuk harus pesan terlebih dulu tiga hari sebelum acara. Kalau pesanan di bawah 100 tusuk bisa seketika di hari tersebut.
Baca juga: Mie Ayam Goreng Buah Naga, Kuliner Enak yang Murah dan Menyehatkan
“Pelanggan yang datang ke warung itu kan banyak. Jadi pesanan lebih 100 tusuk harus pesan sebelum hari acara. Hal tersebut agar kami tidak mengecewakan pelanggan yang datang ke warung,” ungkapnya.
Dia berharap usahanya warung satenya makin dikenal. Sate kambingnya makin diminati dan laris. “Semoga makin laris dan berkembang. Serta nanti bisa buka cabang,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

