31 C
Kudus
Jumat, November 27, 2020
Beranda Kisah Rela Kuliah Bawa...

Rela Kuliah Bawa Bekal Agar Punya Modal, Mahasiswi UMK Ini Bangun Bisnis Tas Enanobags

BETANEWS.ID, KUDUS – Puluhan tas berbagai bahan dengan kombinasi kain troso tampak tergantung di lantai dua sebuah rumah masuk Desa Jurang RT 2 RW 2, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Di bawah tas yang unik itu, terlihat seorang perempuan berjilbab tampak sedang menggambar pola sebuah tas pada kain. Perempuan tersebut yakni Ena Rizkya Febriyani (21), mahasiswi sekaligus owner dari Enanobags.

Sembari beraktivitas, perempuan yang berstatus mahasiswi semester tujuh jurusan manajemen Universitas Muria Kudus (UMK) itu sudi berbagi kisah tentang usahanya. Dia merintis usaha itu mulai 2018. Namun karena kekurangan modal, ia sempat berhenti dan memulai lagi usahanya pada 2019.

Ena memarken tas hasil tangan kreatifnya yang dikombinasikan dengan Kain Tenun Troso. Foto: Rabu Sipan.

“Bahkan agar bisa punya modal, saya rela kuliah bawa bekal dari rumah. Hal itu saya lakukan agar uang saku tetap utuh dan bisa saya tabung untuk jadi modal usaha,” ujar Ena kepada Betanews.id, Jumat (9/10/2020).

Baca juga: Modal Awal Cuma Rp 70 Ribu, Ari Kini Punya Usaha Konveksi yang Hasilnya Menjanjikan

Anak pertama dari tiga bersaudara itu mengaku tidak pernah malu meski kuliah membawa bekal dari rumah. Bahkan beberapa kali diledek teman-temannya, sudah kuliah kok masih bawa bekal, ia tak pernah menghiraukannya. Saat itu yang dipikirannya adalah, bagaimana mengumpulkan modal usaha tanpa merepotkan orang tua.

Lebih lanjut, kata Ena, sebenarnya ia bisa saja minta bantuan modal kepada orang tuanya. Namun, karena ingin mandiri dan tidak ingin merepotkan, hal itu pun tidak dilakukannya. Sebab ia ingin usaha tas Enanobags itu murni dari jerih payahnya.

“Sebenarnya orang tua juga sempat nawarin modal. Tapi saya bilang tidak usah, biar usaha tas Enanobags ini saya rintis pelan-pelan,” ungkapnya sambil tersenyum.

Dia mengatakan, memproduksi tas Enanobags dengan berbagai model. Di antaranya, handbag, sling bag, tote bag, dan pouch. Sedangkan bahan yang digunakan untuk produksi tas, antara lain, kain dril, kanvas, dinir, dan imitasi. Agar jadi tas yang menarik, unik, dan cantik, semua bahan itu kemudian dikombinasikan dengan kain tenun troso.

“Untuk harga sangat terjangkau. Mulai yang termurah itu Rp 5 ribu sampai Rp 75 ribu. Harga tergantung model, ukuran, dan bahan,” jelas Ena.

Baca juga: Dari Jualan Tas, Ulil Mampu Beli Dua Mobil, Sawah, dan Bangun Rumah

Lebih lanjut, tuturnya, selama ini tas Enanobags dipasarkan lewat media sosial Instagram yang beralamat di enanobags, serta dari mulut ke mulut teman kuliahnya. Saat ini, kata dia, pelangganya sudah lumayan banyak, meliputi seluruh Karesidenan Pati, Yogyakarta, Semarang, Tegal, Bojonegoro, Jakarta, Bekasi, serta Banten.

“Pemesan itu kebanyakan anak kuliahan, remaja putri, dan ibu muda yang modis. Kalau harapan saya ke depan bisa punya toko sendiri biar konsumen bisa pilih-pilih aneka model tas Enanobags yang terpajang. Serta semoga tas Enanobags makin diminati dan laris di pasaran,” tukas Ena.

Editor: Ahmad Muhlisin

Tinggalkan Balasan

27,184FansSuka
13,973PengikutMengikuti
4,307PengikutMengikuti
23,029PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

UMK Eks Karesidenan Pati, Rembang Terendah Kudus Tertinggi

BETANEWS.ID, MAGELANG - Upah Minimum Kabupaten (UMK) di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020. Kenaikannya bervariasi mulai dari...

Kue Kamir Khas Arab, Pertama di Kudus yang Kini jadi Primadona

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi Jalan KH Ahmad Dahlan sebelah barat Perempatan Sucen, Kelurahan Kerjasan, Kecamatan Kota, Kudus tampak terlihat kedai penjual...

Awalnya Hanya Hobi Ternak Ikan Guppy, Gankzoe’s Malah Mampu Ekspor

BETANEWS.ID, KUDUS - Di ruangan sebuah rumah yang berada di RT 8 RT 3 Gang Sendrong, Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten...

Nganggur 8 Bulan Akibat Pandemi, Ari Bangkit Jualan Tanaman Hias di Tepi Jalan

BETANEWS.ID, KUDUS - Di tepi jalan sebelah lapangan sepak bola Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, tampak mobil pikap yang mengangkut...

Tolak Gaji Rp 25 Juta Per Bulan di Jepang, Safuan Pilih Rintis Usaha Produksi Pupuk Organik

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa pria tampak sedang sibuk di sebuah pekarangan di Dukuh Bonajar RT 2 RW 6, Desa Puyoh, Kecamatan Dawe,...

IAIN Salatiga Ciptakan Aplikasi Belajar Daring yang Diklaim Ungguli Google Clasroom

BETANEWS.ID, SALATIGA – Seorang pria terlihat sedang sibuk mengoperasikan komputer di sebuah ruang Gedung Rektorat IAIN Salatiga, Senin (12/10/2020). Tangannya tampak cekatan...

Nissan Beri Diskon Gila-Gilaan Jelang Akhir Tahun Ini

BETANEWS.ID, KUDUS - Bagi Anda yang tengah mencari mobil jenis Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) , Multi Purpose Vehicle (MPV) ataupun Sport...