31 C
Kudus
Selasa, Oktober 20, 2020
Beranda UMKM Produk dari UMKM...

Produk dari UMKM di Kendal Ini 95 Persen Ekspor

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memulai aktivitas paginya dengan gowes dari rumah dinasnya, menuju ke Kabupaten Kendal pada Sabtu (3/10/2020). Di sana, Ganjar secara khusus ingin mendatangi pabrik produksi milik PT INIZIO sembari nge-vlog.

PT INIZIO sendiri merupakan pabrik furnitur, spesialisasi furnitus outdoor. Seperti kursi pantai, hingga kursi dan meja makan untuk luar ruangan. Semuanya, didesain khusus dan menggunakan bahan lokal.

“Pabrik kita sudah berjalan 15 tahun, 95 persen kita ekspor,” kata Owner UMKM PT INIZIO, Efran kepada Ganjar.

Baca juga : Sambangi UKM, Ganjar Borong dan Bantu Promosikan Produk Lewat Medsos

Berkunjung selama kurang lebih 45 menit, Ganjar berkeliling menengok produksi dari furnitur outdoor yang bermaterial kayu dan plastik sintetis tersebut. Efran mengatakan, mayoritas pasar dari produknya adalah negara-negara Eropa.

“Ekspornya 72 persen ke eropa, 18 persen Amerika, 7 persen Asia dan 3 persennya lagi Afrika. Lokal juga ada, tapi biasanya pesanan khusus hotel-hotel,” katanya.

UMKM tersebut, saat ini melibatkan setidaknya 300 karyawan yang berusia sekitar 19-50 tahun. Kebanyakan, merupakan lulusan SMA/SMK. Bahkan, pen-desain furnitur juga lulusan SMK.

“Desain kami khusus, asli dari putra Kendal. Kebanyakan limited, jadi yang tahun ini sudah dibikin, tidak diproduksi lagi ganti desain baru,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dalam kesempatan itu mengapresiasi kreativitas dari pemilik UMKM tersebut. Dengan bahan yang sederhana, didesain sedemikian rupa sehingga hasilnya menarik dan jadi incaran buyer asing.

“Ini keren, di tengah era ekonomi baru, ada Pandemi yang membuat semuanya serba sulit, ada UMKM yang justru omzetnya naik 18-20 persen,” kata Ganjar.

Ganjar juga mengapresiasi bagaimana UMKM tersebut menyerap ratusan pekerja lokal dan melatihnya. Di sisi lain, Ganjar mengusulkan agar UMKM tersebut membuka pelatihan bagi masyarakat untuk bisa bekerja di rumah.

“Jadi pabrik ini butuh tambahan pekerja, saya usul tadi supaya merekrut dan kemudian melatih. Tetapi barang yang akan diproduksi itu bisa dibawa pulang untuk kemudian dikerjakan di rumah. Sehingga tidak penuh menumpuk di pabrik,” terang Ganjar.

Baca juga : UMKM dan Seniman Batik Muda Didorong untuk Terus Berinovasi Meski di Tengah Pandemi

Di sela kunjungannya itu, Ganjar juga tak henti-hentinya untuk mengingatkan para pekerja di pabrik untuk memperhatikan jarak antara satu dengan yang lain. Ganjar pun tak sungkan untuk mengingatkan mereka dengan spontan.

Tak hanya itu, Ganjar bahkan sempat mengobrol dengan salah satu pegawai office yang sedang hamil. Ganjar mengingatkan agar menjaga kandungannya yang berusia 9 bulan dengan baik.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

26,317FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,297PengikutMengikuti
21,002PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Centra Moda Textile, ‘Surganya’ Kain di Kudus yang Sering Kasih Diskon Gede

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang bercengkerama dengan para karyawan di sebuah ruko Jalan HM Subhcan Jember, Desa Janggalan, Kecamatan Kota...

Karimunjawa Kembali Dibuka untuk Wisatawan

BETANEWS.ID, JEPARA - Wisata Karimunjawa di Kabupaten Jepara kembali dibuka dengan terbatas, setelah delapan bulan vakum. Pembukaan ini ditandai dengan pelepasan 220...

Selain Parijoto, Pamelo dan Pisang Byar Ternyata Sudah Jadi Tanaman Khas Daerah Lain

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus telah dan akan mengajukan sembilan tanaman untuk jadi tanaman khas daerah. Dari...

Nasi Goreng Nanas Bercita Rasa Kari yang Bikin Pelanggan Home Cafe and Resto Ketagihan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang terlihat keluar masuk sebuah kafe yang berada di Jalan Ganesha lV 67, Desa Purwosari, Kecamatan Kota Kudus....

Parijoto Ditetapkan Jadi Tanaman Khas Jepara, Dispertan Kudus Ajukan Uji DNA

BETANEWS.ID, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispentan) Kabupaten Kudus masih melakukan langkah terakhir agar parijoto bisa menjadi...

Peraturan PVT Proses Revisi, Parijoto Akan Didaftarkan jadi Milik Provinsi Jateng

BETANEWS.ID, KUDUS - Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 01/pert/SR.120/2/2006 tentang Syarat Penamaan dan Tata Cara Pendaftaran Varietas Tanaman sedang proses direvisi. Direvisinya...

Parijoto, Tanaman Sabdo Wali yang Kaya Manfaat

BETANEWS.ID, KUDUS - Di sebuah rumah yang berada di Desa Colo, RT 01 RW 01, Kecamatan Dawe, Kudus, tampak seorang pria mengenakan...