31 C
Kudus
Rabu, Desember 8, 2021
spot_img
BerandaUMKMUMKM dan Seniman...

UMKM dan Seniman Batik Muda Didorong untuk Terus Berinovasi Meski di Tengah Pandemi

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo membuka acara Kenduren UMKM dalam rangka Hari Batik Nasional yang dihelat oleh Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo secara daring melalui Zoom, Jumat (2/10/2020). Pada kesempatan itu, Ganjar berharap Hari Batik Nasional bisa dijadikan momen para desainer, seniman batik muda dan UMKM Batik untuk tetap berinovasi dan berkreasi meski di tengah pandemi. Sehingga, batik Jawa Tengah bisa terus berkembang.

Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Yayasan Batik Indonesia Yanti Airlangga, Kepala Perwakilan BI Solo Bambang Pramono, Forkopimda Solo dan perwakilan dari komunitas seniman muda batik.

Baca juga : Berkat Lapak Ganjar, Omzet Penjualan Batik Sri Ambarwati Naik 350 Persen

- Ads Banner -

Ganjar mengatakan, pembahasan batik saat ini tak lagi sekadar memakai, namun bagaimana mengembangkan. Ganjar berharap, para seniman muda batik ini dapat menciptakan kreasi baru yang membuat batik Jateng lebih berkembang.

“Lalu dibentuklah komunitas para desainer atau seniman batik muda yang dengan ini kita harapkan nanti desain-desain batik akan lebih banyak lebih inovatif, kreatif dan macem-macem. Dan itu akan lebih membikin batik yang ada di Jateng berkembang,” ujar Ganjar di rumah dinasnya.

Ganjar berharap, dari acara ini batik tidak sekadar kain pengganti pakaian formal atau baju yang dipakai untuk acara khusus saja. Namun, bisa muncul banyak desain khusus dan menggambarkan cerita yang beragam.

“Lalu ada sesuatu nilai tambah dan bahkan bisa dibuat secara desain khusus dan itu bisa menggambarkan cerita yang banyak sekali. Nah mudah-mudahan di hari batik ini akan muncul mereka-mereka yang sangat peduli pada batik dan bisa mengembangkan ini dengan baik,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Rosmaya Hadi menegaskan bahwa di tengah Pandemi Covid-19 ini semua pihak harus berinovasi. Terutama Usaha Kecil Menengah (UKM) bidang batik.

Baca juga : Tere Batik, Usung Motif Ikon Kudus dan Kearifan Lokal dengan Warna Ceria

“Kami BI akan komit untuk mendukung UMKM, terutama pada batik ini. Dan Saya berharap para pelaku UMKM ini melakukan 3A yakni Agile, Adjustment dan Akselerasi,” kata Rosmaya.

Terlepas dari itu, Rosmaya mengapresiasi Gubernur Jateng yang hingga hari ini tak lelah mendorong dan menyemangati pelaku UMKM untuk survive di masa pandemi.

“Kami ucapkan terima kasih dan semoga apa yang dilakukan Pak Ganjar selama ini bisa ditiru oleh kami dan kepala daerah lain untuk membantu UMKM,” tandasnya.

Editor : Kholistiono

Lipsus 10 - Kisah Oei Tiong Ham, Sang Raja Gula Terkaya di Asia Tenggara dari Semarang

Tinggalkan Balasan

31,087FansSuka
15,127PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
70,075PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler