31 C
Kudus
Selasa, Oktober 20, 2020
Beranda UMKM Tak Hanya Garapan...

Tak Hanya Garapan yang Rapi, Harga Murah Bikin Anugrah Pigura Banjir Pesanan

BETANEWS.ID, KUDUS – Di tepi timur Jalan Sentot Prawirodirjo, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Jati, Kudus tampak sebuah rumah yang di dalamnya terlihat aneka kaligrafi dan lukisan dengan bingkai yang sangat menarik terpajang di dinding. Sedangkan di lantai ruang tamu rumah tersebut tampak seorang pria sedang merangkai sebuah pigura. Pria tersebut yakni Ahmad Sururi (39) pemilik dari Anugrah Pigura.

Sembari tetap beraktivitas, pria yang akrab disapa Sururi itu sudi berbagi kisah tentang usahanya tersebut. Dia mengatakan, menekuni usaha pembuatan pigura sejak kelas dua madrasah aliyah (MA). Namun, kata dia, sebelum menekuni usaha pigura, sejak kelas satu MA terlebih dulu ia menekuni usaha sebagai perajin kaligrafi.

Sururi menunjukkan salah satu pigura buatannya yang sudah ada gambarnya. Foto: Rabu Sipan

Baca juga : Ingin Hidup Layak Usai Menikah, Riyanto Rintis Usaha Loster dan Ornamen Masjid

“Sejak kelas satu MA itu, selain sekolah saya sering dapat order pembuatan kaligrafi. Sedangkan kaligrafi itu agar tampak indah harus dibingkai dengan pigura. Awalnya pigura itu saya beli. Namun selang setahun saya berfikir, daripada beli mahal, mendingan saya bikin pigura sendiri,” ujar Sururi kepada betanews.id, Sabtu (26/9/2020).

Pria yang berasal dari Desa Undaan Lor, Kecamatan Undaan, Kudus itu menuturkan, setelah bisa bikin pigura sendiri, hasil yang didapatnya pun lebih banyak dari sebelumnya. Usai lulus sekolah, dia mengaku memutuskan untuk tidak lanjut ke perguruan tinggi. Tapi, ia memilih untuk mengembangkan usahanya tersebut.

“Setelah lulus, saya memutuskan mengembangkan usahaku, dengan menyewa satu kios di komplek kios Lentog Tanjung Karang. Sebab, menurutku di tempat tersebut hasil karya pigura saya nanti akan dilihat banyak orang, tidak hanya orang Kudus, tapi juga dari daerah lain,” ungkap pria yang sudah dikaruniai tiga anak tersebut.

Dia mengatakan, menerima order pembuatan pigura dengan berbagai ukuran serta harga. Dia mengaku, pernah dapat pesanan bikin pigura dengan ukuran jumbo, yakni 122 × 244 sentimeter atau seukuran triplek, dengan harga Rp 2,5 juta. Pernah juga bikin pigura dengan harga Rp 1 juta, serta ada juga yang seharga Rp 9 ribu.

Dengan harga yang terjangkau tersebut, lanjutnya, pelanggan Anugrah Figura sudah lumayan banyak. Mengandalkan kualitas dan ketepatan waktu pengerjaan, pelanggan Anugrah Figura tidak hanya orang Kudus saja. Namun ada juga dari Pati, Jepara, Demak, Lasem, Rembang, Semarang, Bogor, Sumatra, Sulawesi, dan daerah lainnya.

“Pokoknya saya itu menyesuaikan budget dari pelanggan. Prinsip saya, pelanggan punya uang berapa dan butuh bingkai yang bagaimana, nanti saya buatkan. Jangan sampai pelanggan pulang dengan tangan hampa dan kecewa. Pokoknya jangan sampai menolak pelanggan,” tandas pria berjanggut tersebut.

Dia mengungkapkan, dalam sebulan ia bisa menerima pembuatan pigura sebanyak 100 buah. Menurutnya, itu pesanan di bulan – bulan biasa, kalau di musim banyak orang nikahan dan acara wisuda, pesanan bisa naik empat kali lipatnya.

“Alhamdulillah Mas, pesanan itu ada saja, dan tidak pernah menganggur. Dengan kualitas hasil, serta pengerjaan yang tepat waktu, pelanggan banyak yang percaya dengan Anugrah Figura,” bebernya.

Baca juga : Usaha Kaligrafinya Sepi, Iwan Banting Setir Buat Sketsa Wajah di Atas Kayu

Satu di antara pelanggan yakni Rico Manenra (21) mengatakan, sudah lama berlangganan pigura di Anugrah Figura. Dia mengaku sering memesan figura untuk membingkai foto. Dia memilih memesan figura di Anugrah Figura karena ketepatan waktu, serta hasilnya yang rapi.

“Garapan pigura di Anugrah Figura itu rapi. Pengerjaannya tepat waktu dan harganya itu lebih murah dari tempat lain,” ujar pria yang akrab disapa Rico.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

26,317FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,297PengikutMengikuti
21,002PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Centra Moda Textile, ‘Surganya’ Kain di Kudus yang Sering Kasih Diskon Gede

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang pria terlihat sedang bercengkerama dengan para karyawan di sebuah ruko Jalan HM Subhcan Jember, Desa Janggalan, Kecamatan Kota...

Karimunjawa Kembali Dibuka untuk Wisatawan

BETANEWS.ID, JEPARA - Wisata Karimunjawa di Kabupaten Jepara kembali dibuka dengan terbatas, setelah delapan bulan vakum. Pembukaan ini ditandai dengan pelepasan 220...

Selain Parijoto, Pamelo dan Pisang Byar Ternyata Sudah Jadi Tanaman Khas Daerah Lain

BETANEWS.ID, KUDUS – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertan) Kabupaten Kudus telah dan akan mengajukan sembilan tanaman untuk jadi tanaman khas daerah. Dari...

Nasi Goreng Nanas Bercita Rasa Kari yang Bikin Pelanggan Home Cafe and Resto Ketagihan

BETANEWS.ID, KUDUS - Sejumlah orang terlihat keluar masuk sebuah kafe yang berada di Jalan Ganesha lV 67, Desa Purwosari, Kecamatan Kota Kudus....

Parijoto Ditetapkan Jadi Tanaman Khas Jepara, Dispertan Kudus Ajukan Uji DNA

BETANEWS.ID, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Dispentan) Kabupaten Kudus masih melakukan langkah terakhir agar parijoto bisa menjadi...

Peraturan PVT Proses Revisi, Parijoto Akan Didaftarkan jadi Milik Provinsi Jateng

BETANEWS.ID, KUDUS - Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 01/pert/SR.120/2/2006 tentang Syarat Penamaan dan Tata Cara Pendaftaran Varietas Tanaman sedang proses direvisi. Direvisinya...

Parijoto, Tanaman Sabdo Wali yang Kaya Manfaat

BETANEWS.ID, KUDUS - Di sebuah rumah yang berada di Desa Colo, RT 01 RW 01, Kecamatan Dawe, Kudus, tampak seorang pria mengenakan...