Ribuan Kue Bolang-Baling Nyah Kobong Terjual Setiap Hari, Benar-Benar Legendaris

BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa orang terlihat antre di samping etalase yang ada di rumah tepi Jalan Johar, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. Di antara orang tersebut, tampak perempuan dengan cekatan memasukan kue berbentuk kotak mengembang berwarna coklat. Sedangkan di sudut lain terlihat seorang pria duduk di atas motor bajaj, memperhatikan aktivitas para pekerjanya. Pria tersebut yakni Mundufar (57) pemilik usaha kue bolang-baling Nyah Kobong yang legendaris di Kota Kretek.

Sambil tetap duduk di atas motor, pria yang akrab disapa Mun itu berbagi kisah tentang usahanya. Dia mengatakan, mulai produksi kue bolang-baling sejak 20 tahun yang lalu. Menurutnya, dari dulu hingga sekarang kue bolang-baling produksinya banyak diminati masyarakat luas. Sebab selain rasanya yang enak, dirinya juga menjual dengan sangat murah meriah.

Lala, pembeli Kue Bolang-Baling Nyah Kobong menunjukkan kue yang lagi hits tersebut. Foto: Rabu Sipan.

“Harga bolang-baling kami itu ada yang Rp 500 dan Rp 1.000 per buah, jadi sangat murah meriah. Dalam sehari kami bisa menjual ribuan kue bolang-baling,” ujar Mun kepada Betanews.id, Kamis (24/9/2020).

-Advertisement-

Baca juga: Viral dan Bikin Penasaran, Ini Tempat Jual Odading di Kudus yang Sudah Laris Sejak 90an

Pria yang sudah dikaruniai tiga anak itu mengatakan, kue bolang-baling dibikin dengan bahan tepung terigu dan gula. Rasanya itu manis dengan teksturnya yang kenyal. Jadi rasanya itu sangat enak dan lezat. Apalagi kalau dimakan sewaktu hujan, jadi semakin nikmat.

“Di musim hujan, pembeli tambah ramai. Penjualan juga meningkat dua kali lipat,” beber pria berkumis tebal bak Adam suami Inul Daratista tersebut.

Dia menuturkan, peminat bolang-baling miliknya itu semua kalangan. Tidak hanya orang Kudus saja melainkan juga orang lain daerah. Di antaranya, Jepara, Demak, Pati, Purwodadi, Blora, Semarang. Bahkan sering, ada orang Surabaya, serta orang Bali yang datang Ke Kudus pasti menyempatkan beli kue bolang-baling Nyah Kobong untuk oleh-oleh.

“Selain perorangan, pelanggan kami itu juga ada yang bakul. Sebab harga kue bolang-baling kami itu sangat murah. Jadi kalau dijual lagi sangat menguntungkan,” jelasnya.

Baca juga: Selalu Diburu, Getuk Goreng Jadi Andalan Pondok Kopi Tarik Pembeli

Dia pun kemudian mengkisahkan awal mula bisa memproduksi kue yang sedang hits itu. Ia mengatakan, 20 tahun sebelum memproduksi kue bolang-baling, ia sudah memproduksi aneka kue. Hingga suatu hari datang seseorang untuk melamar kerja. Namun, karena pekerjanya sudah banyak, Mun pun bertanya kepada yang melamar kerja itu tentang keahliannya.

“Orang yang melamar kerja itu jawab, kalau bisa bikin kue bolang-baling. Karena menurutku, saat itu di Kudus belum ada yang produksi kue tersebut, jadi orang yang melamar kerja itu saya terima,” kenangnya.

Menurutnya, sejak produksi kue bolang-baling itu, pelanggannya makin ramai. Bahkan untuk melayani semua permintaan, ia harus mengerjakan 12 orang. Lima orang untuk melayani pembeli dan tujuh orang untuk produksi.

“Semoga usahaku makin laris. Serta hasilnya bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER