31 C
Kudus
Rabu, April 21, 2021
Beranda Komunitas Belajar Fokus dan...

Belajar Fokus dan Konsentrasi Melalui Panahan Bersama Kudus Archery School

BETANEWS.ID, KUDUS – Sejumlah anak tampak sedang memegang busur panah di Lapangan Panahan Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kudus. Setelah memanah, terlihat tiga anak berlari memgambil busur panah yang menanjap di papan target. Seorang perempuan yang mendampingi mereka yakni Vera Eka Wardani (25), selaku pelatih olah raga panahan Kudus Archery School.

Perempuan yang akrab disapa Vera itu berbagi penjelasan kepada betanews.id tentang manfaat olah raga tersebut. Menurutnya, hal yang paling penting dalam olah raga panahan adalah belajar konsentrasi. Selain itu juga dapat membuat anak lebih cekatan.

“Untuk anak yang kurang fokus, dengan belajar memanah biasanya bisa lebih tertata konsentrasinya. Olah raga ini juga dapat melatih anak lebih cekatan, lebih kuat juga, terutama di otot lengan,” katanya, Senin (28/9/2020).

Atlet Panahan Kudus itu melanjutkan, dalam olah raga panahan perlu kesabaran dan pernafasan juga. Vera membeberkan, saat melakukan olah raga panahan sangat terpengaruh dengan suasana hati.

“Kalau lagi galau gitu susah mau fokusnya. Jadi di sini juga belajar mengendalikan emosi juga. Jadi, dalam dunia kerja kita bisa profesional, suasana luar tidak mempengaruhi pekerjaan,” terangnya.

Baca juga : Sempat Libur Karena Pandemi, Kudus Archery School Mulai Latihan Lagi

Sementara itu, Budi Raharjo (41), orang tua salah satu anak yang mengikuti panahan, mengaku sangat mendukung minat anak-anaknya. Karena kegiatan positif dan bermanfaat, dirinya akan terus memberi dukungan bagi putra putrinya.

“Saya sangat mendukung minat mereka. Selain menyehatkan juga mereka bisa berlatih konsentrasi. Dan konsentrasi ini bisa diterapkan dalam segala aktivitas,” jelas warga Desa Jurang, Gebog, Kudus itu.

Budi sapaan akrabnya, menambahkan, dua anaknya belajar panahan di Kudus Archery School sejak awal Thaun 2019. Meski sempat terhenti karena pandemi, anak-anaknya masih bisa berlatih karena punya alat panah sendiri.

“Dua anak saya ikut panahan di sini. Kakaknya perempuan kelas VIII SMP dan adiknya laki-laki kelas V MI. Kemarin saat pandemi sempat diliburkan, tapi mereka bisa berlatih sendiri,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

29,270FansSuka
14,686PengikutMengikuti
4,311PengikutMengikuti
36,004PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler