31 C
Kudus
Minggu, Juli 21, 2024

Statusnya Ditingkatkan jadi Tersangka, Humaini Belum Didampingi Kuasa Hukum

BETANEWS.ID, KUDUS – Direktur PDAM Kudus Ayatullah Humaini dikabarkan pernah mangkir satu kali dalam panggilan pemeriksaan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah. Selain itu, Direktur PDAM Kudus tersebut tenyata belum didampingi kuasa hukum saat sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Hal tersebut disampaikan Slamet Riyadi, Kuasa Hukum Direktur dan pegawai PDAM Kudus Slamet Riyadi saat Ayatullah Humaini masih berstatus sebagai saksi.

Baca juga : Humaini Dikabarkan Sakit, Direktur RS Mardi Rahayu: Kondisinya Baik

-Advertisement-

Slamet menjelaskan, ketika direktur dan pegawai PDAM Kudus diperiksa menjadi saksi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kudus, pihaknya bersama tiga pengacara lainnya selalu mendampingi saat diperiksa. Namun saat Direktur PDAM Kudus dikabarkan menjadi tersangka, pihaknya hingga saat ini belum menerima kuasa dari yang bersangkutan.

“Kapasitas (kuasa hukum) selaku yang bersangkutan masih saksi. Sekali lagi kami tegaskan dalam kapasitas selaku saksi dalam perkara penerimaan dan pengangkatan pegawai PDAM,” jelasnya.

Menurut Slamet, saat ini Humaini masih belum didampingi kuasa hukum. Dirinya pun mendengar kabar, bahwa Humaini pernah mangkir satu kali dari panggilan Kejati Jawa Tengah. “Semua upaya hukum dari tersangka (Humaini). Hak pribadi tersangka,” tuturnya.

Hingga saat ini, berdasarkan surat perintah dari Kajari Kudus, pihaknya menjadi kuasa hukum dalam kapasitas yang bersangkutan menjadi saksi. Namun ke depan, bila Direktur PDAM mengamanahkan dan mempercayakan penanganan hukum kepadanya, pihaknya tentu akan siap menjalankannya.

“Kami tidak bisa meminta. Kami hanya bisa menolak dan menerima,” tuturnya.

Baca juga : Kasus Jual Beli Jabatan, Direktur PDAM Kudus jadi Tersangka

Menurut Slamet, pihaknya belum bisa memastikan Direktur PDAM Kudus benar-benar menjadi tersangka. Menurutnya, dia belum menerima salinan resmi dari Kejati Jawa Tengah mengenai penetapan tersangka tersebut. “Saya tahunya itu dapat info dari Ibu Kajari dan media,” tuturnya.

Selain itu, Slamet juga mengaku tidak menjalin komunikasi dengan Direktur PDAM Kudus sudah selama sepekan. Namun pihaknya akan terus menjalankan tugasnya sebagaimana surat perintah dari Kajari Kudus.

“Saksi yang sudah diperiksa awalnya itu 25 orang, selanjutnya tambah delapan orang,” tuturnya.

Editor : Kholistiono

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER