31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaKISAHSambil Naik Sepeda...

Sambil Naik Sepeda Butut, Bu Djumi’ah Keliling Tawarkan Jasa Membersihkan Rumah

BETANEWS.ID, KUDUS – Pagi itu, sepeda ontel tua dengan mini banner yang terpasang di boncengan bertuliskan ‘Terima Jasa Bersih – bersih Rumah’, tampak terparkir di depan sebuah rumah yang berada di RT 2 RW 6 Desa Tumpangkrasak, Kecamatan Jati, Kudus. Di dalam rumah terlihat seorang perempuan paruh baya sedang memberi makan belasan kucing. Perempuan tersebut yakni Djumi’ah (60) penyedia jasa bersih – bersih rumah.

Seusai memberi makan kucing dan ayam peliharaannya, Djumi’ah yang hidup sendiri dan ditemani belasan kucing itu kemudian membersihkan diri. Setelahnya, ia pun berganti pakaian dan bergegas mengayuh sepeda butut dan menawarkan jasa bersih – bersih rumah secara keliling.

Bu Djumi’ah menaruh mini banner di sepedanya untuk menawarkan jasa bersih-bersih rumah. Foto: Rabu Sipan

Dia terlihat berkeliling dari kampung ke kampung, sambil berteriak menawarkan jasanya. Namun, sekian jam berkeliling belum ada satu orang pun memberhentikan untuk menggunakan jasanya. Dia kemudian berhenti sejenak utuk istirahat. Di sela istirahat itu dia sudi berbagi kisah tentang tawaran jasanya tersebut.

- Ads Banner -

Baca juga : Kisah Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19, Isolasi di Tandon Air Demi Keluarga

“Saya menawarkan jasa pekerjaan pembantu rumah tangga secara keliling, dengan memasang mini banner di boncengan itu sejak tiga tahun yang lalu. Sebelumnya, saya nawarinnya itu dari pintu ke pintu, tapi setiap mengetuk pintu sering dikira minta sumbangan atau pengemis,” ujar Djumi’ah kepada betanews.id, Kamis (2/6/2020).

Dia mengatakan, menawarkan jasa bersih – bersih rumah, di antaranya, menyapu, mengepel, menyeterika pakaian, mengelap kaca dan lain sebagainya. Pokoknya yang berkaitan dengan pekerjaan rumah tangga.

“Pokoknya order apa pun yang berkaitan pekerjaan rumah tangga saya siap mas. Untuk ongkosnya Rp 50 ribu sehari,” ungkapnya.

Selain harian, lanjutnya, ia juga menerima order pekerjaan rumah tangga itu per jam. Untuk harga per jamnya dipatoknya Rp 10 ribu. Setiap hari berkeliling, ia mengaku terkadang ada orderan terkadang juga nihil. Kalau rezeki, malah terkadang sepekan full ada kerjaan terus.

“Kalau orderan itu tergantung juragan. Ada yang minta sehari, ada juga yang seminggu dan ada juga yang sebulan full. Tergantung juragan puas atau tidak dengan pekerjaan saya. Kalau gak ada orderan ya keliling kayak seperti ini,” ungkapnya.

Baca juga : Kisah Mbah Jaimah, Hidup Sebatang Kara Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

Dia berkisah, sebelum bekerja jadi penyedia jasa pekerjaan pembantu rumah tangga, dulunya ia berdagang. Namun setelah bercerai, untuk menghidupi kedua anaknya ia pun menawarkan jasa pekerjaan bersih – bersih rumah sampai sekarang.

“Tapi setelah kedua anakku besar dan menikah, mereka tinggal dijauh. Satu di Jogja dan Jakarta. Mereka juga tidak pernah datang menjenguk saya di sini,” ungkap Djumi’ah sedih.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler