31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaKUDUSMulai Berlakukan New...

Mulai Berlakukan New Normal, Pasien RSUD Loekmono Hadi Boleh Dijenguk

BETANEWS.ID, KUDUS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi Kudus sudah memperbolehkan pasien dijenguk oleh keluarganya. Kebijakan tersebut diambil seiring kesiapan rumah sakit plat merah itu dalam menyambut new normal atau kenormalan baru.

Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Abdul Aziz Achyar menuturkan, langkah itu diambil lantaran banyak warga enggan berobat dan dirawat di rumah sakit setelah ada kebijakan larangan menjenguk pasien. Mereka khawatir, jika dirawat di tempat tersebut, tidak ada orang yang bisa datang serta menjenguknya.

Bangku di RSUD dr Loekmono Hadi sudah diatur jaga jarak. Foto: Imam Arwindra.

“Selama ini ada kehawatiran yang berlebihan. Sekarang sudah boleh, tapi harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” tuturnya saat ditemui di RSUD dr Loekmono Hadi, Kamis (11/06/2020).

- Ads Banner -

Selain memberlakukan protokol kesehatan Covid-19, pihaknya juga memberikan batasan-batasan lain kepada masyarakat yang datang. Yakni usia yang diperbolehkan masuk minimal 14 tahun dan maksimal 60 tahun. Selain  itu, dibatasi maksimal tiga orang saja.

Baca juga: Pencairan Insentif untuk 866 Nakes di Kudus Tunggu Verifikasi Kemenkes

“Misalkan ada sembilan orang datang. Nanti tiga orang masuk dulu, maksimal 15 menit. Setelah tiga orang yang masuk pertama tadi keluar, dilanjutkan tiga orang selanjutnya. Jadi bergantian,” jelasnya.

Pembesuk juga wajib mengenakan masker dan mencuci tangan ketika masuk dan keluar RSUD. Menurut Aziz, pihaknya sudah menyiapkan titik-titik tempat cuci tangan khusus yang bisa digunakan masyarakat.

“Yang penting lagi, jangan bergerombol,” tegas Aziz.

Aziz juga menuturkan, untuk mengurangi kontak antara pasien dan tenaga kesehatan, pihaknya menyediakan pembayaran non tunai. Baik dilakukan dengan ATM atau internet banking.

“Harapannya, pasien dan keluarganya bisa mudah dalam bertransaksi. Selain itu juga mencegah terjadinya penularan virus Corona,” tuturnya.

Terakhir, untuk pendaftaran pasien, terutama pasien rawat jalan. RSUD sudah meluncurkan aplikasi bernama Go-Darja. Aplikasi tersebut dapat diunduh melalui Playstore.

Baca juga: Alat Tes Swab di RSUD Kudus Sudah Bisa Dioperasikan

“Pasien sudah tidak perlu lagi mengantre lama. Karena sistemnya seperti booking. Aplikasi ini dapat mempersempit waktu tunggu, (dan) mengurangi kerumunan pasien. Harapannya physical distancing di rumah sakit (bisa) diberlakukan,” tutupnya.

Menurutnya, selama pemberlakuan kebijakan larangan besuk sejak Maret 2020 atau saat Ramadan, warga yang dirawat di RSUD hanya sekitar 30 persen dari 417 buah tempat tidur yang disediakan. Jumlah tersebut naik 32 persen sampai 37 persen ketika Lebaran. Untuk saat ini, penggunaannya sudah mencapai 52 persen.

“Itu sudah termasuk pasien positif Covid-19, PDP (pasien dalam pengawasan). Namun didominasi pasien manula. Untuk DB (pasien demam berdarah) tidak terlalu melonjak,” tutup Aziz.

Editor: Ahmad Muhlisin

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler