31 C
Kudus
Selasa, Desember 6, 2022
BerandaJATENGGanjar Rela Gowes...

Ganjar Rela Gowes 53 Kilometer Gara-Gara Petani Milenial

BETANEWS.ID, SEMARANG – Begitu mendengar kisah tentang sekumpulan petani muda yang ada di Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo langsung penasaran. Bahkan, saking penasarannya, Ganjar rela gowes sekitar 53 kilometer untuk melihat secara langsung.

Berangkat dari kediamannya Puri Gedeh Kota Semarang, Sabtu (6/6/2020) pukul 06.00 WIB, Ganjar bersama istrinya, Siti Atikoh dan beberapa anggota komunitas gowes tiba di Kopeng sekitar pukul 11.00 WIB.

Adalah Kelompok Tani Milenial Citra Muda Getasan yang membuat Sang Gubernur ini sangat penasaran. Sesuai dengan namanya, mayoritas anggota kelompok tani ini adalah anak-anak muda usia 19-38 tahun.

- Ads Banner -

Baca juga : Kiprah Petani Milenial Bertanam Sayur, Kini Omzetnya Capai Rp 300 Juta Sebulan

Meski muda, namun tangan-tangan mereka tetap terampil mengolah lahan untuk ditanami aneka macam sayuran. Tak tanggung-tanggung, lebih dari 70 jenis sayuran yang ditanam oleh kelompok tani ini di lahan seluas 10 hektare.

“Saya kemarin ketemu Mas Sofian dan tertarik dengan ceritanya. Makanya saya langsung ke sini untuk melihat aktivitas anak-anak muda ini. Ternyata luar biasa keren, mereka petani muda yang kreatif dan inovatif sehingga bisa bertahan di tengah pandemi,” kata Ganjar.

Ganjar menerangkan, saat banyak orang kebingungan dengan wabah Covid-19, para petani muda Ini justru sukses meningkatkan omzetnya. Tak tanggung-tanggung, omzet pertanian organik di tempat itu bisa naik 300 persen.

“Mereka petani muda yang idiologis, punya komitmen tinggi dan terus berjuang. Untuk menjadi seperti sekarang, ternyata prosesnya cukup lama, mereka membutuhkan waktu 12 tahun,” ucapnya.

Menurut Ganjar, kelompok petani milenial ini membuktikan bahwa anak muda juga bisa sukses di dunia pertanian. Didasari kemauan, konsistensi dan ketekunan, maka hasilnya akan berkualitas.

Baca juga : Cerita Sukses Deni dari Selada Hidroponik, Awalnya Nekat Utang Rp 900 Juta

“Mari semua anak muda yang ingin menekuni dunia ini bisa mengacu ke sini. Anak-anak muda seperti Mas Sofian ini akan kami jadikan champion yang kita harapkan bisa menginspirasi banyak anak muda lain di Jawa Tengah,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Citra Muda, Sofian Adi Cahyono (24) mengatakan, kelompoknya beranggotakan 30 anak-anak muda usia 19-38 tahun. Selain itu, ada 18 kelompok tani dengan 400 petani lain yang menjadi mitranya.

“Produknya adalah sayur organik. Ada 70 lebih jenis sayuran organik yang kami pasarkan secara online,” kata Sofian.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,337PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler