Perkasa di Pra Popda, Atlet Pelajar Kudus Raih Gelar Juara Umum Zona III Jateng

BETANEWS.ID, PATI – Prestasi olahraga kembali ditunjukkan para atlet muda Kabupaten Kudus di ajang Pra Popda (Pekan Olahraga Pelajar Daerah) Zona III Provinsi Jawa Tengah. Kontingen Kudus berhasil menjadi juara umum tingkat eks-Karesidenan Pati dengan torehan tujuh medali pada kejuaraan yang berlangsung 20–23 Juli 2026 di Kabupaten Kudus.

Sebagai informasi, ajang tersebut mempertandingkan empat cabang olahraga (cabor), yakni bola voli, sepak bola, sepak takraw, dan bola basket untuk jenjang SMA/sederajat. Sejumlah pertandingan digelar di kawasan Balai Jagong, Kabupaten Kudus.

Rinciannya, atlet pelajar Kudus meraih tiga medali emas dari cabang bola voli putra, bola voli putri, dan bola basket putri. Kemudian, tiga medali perak diraih dari cabang sepak bola, sepak takraw regu putra, dan sepak takraw double putra. Sementara satu medali perunggu diperoleh dari cabang bola basket putra.

-Advertisement-

Posisi kedua ditempati Kabupaten Jepara dengan raihan dua medali emas, dua perak, dan tiga perunggu. Posisi ketiga diraih Kabupaten Pati dengan dua emas, satu perak, dan tiga perunggu. Sementara posisi keempat dan kelima masing-masing ditempati Kabupaten Blora dan Kabupaten Rembang.

Kepala Bidang Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Widhoro Heriyanto, mengucapkan selamat sekaligus menyampaikan rasa bangganya kepada para atlet yang telah berjuang keras meraih prestasi. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, serta pembinaan yang dilakukan selama ini.

“Pertama saya mengucapkan selamat bagi cabor yang bisa menjuarai atau mendapatkan medali emas, perak, dan perunggu. Saya banyak-banyak terima kasih kepada jajaran pelatih, paling tidak dengan hasil di eks-Karesidenan Pati ini bisa maju ke provinsi dan berprestasi lebih baik lagi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (23/7/2026).

Setelah dipastikan lolos ke tingkat provinsi, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan pembinaan terhadap para atlet yang akan diberangkatkan. Program pembinaan tersebut akan berlangsung selama kurang lebih tiga bulan.

“Setidaknya ada 12 kegiatan dalam pembinaan atlet yang akan diberangkatkan. Nanti kita akan pantau bersama,” tuturnya.

Widhoro berpesan, khususnya kepada atlet yang akan berlaga di tingkat provinsi, agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, keberhasilan lolos ke tingkat provinsi bukanlah akhir, melainkan awal untuk terus mengukir prestasi yang lebih tinggi. Ia berharap para atlet tetap berjuang dan mampu menampilkan performa terbaik.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER