31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaPOLITIKElektabilitas Ganjar Pranowo...

Elektabilitas Ganjar Pranowo Melonjak, Prabowo Anjlok

BETANEWS.ID, SEMARANG – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia telah merilis hasil survei terkait elektabilitas sejumlah tokoh. Berdasarkan hasil survei yang telah dirilis, elektabilitas Gubernur Ganjar Pranowo melonjak. Posisi gubernur Jateng dua periode tersebut tepat di bawah Prabowo Subiyanto yang masih bertengger di puncak.

Indikator Politik Indonesia melakukan survei pada 16-18 Mei. Hasil survei menunjukkan, elektabilitas Ganjar sebesar 11,8 persen. Angka tersbeut meningkat 2,7 persen dibanding survei yang dilakukan sebelumnya pada Februari, yakni sebesar 9,1 persen.

Sedangkan elektabilitas Prabowo, berdasarkan hasil survei tersebut menunjukkan penurunan cukup signifikan, meski berada di nomor satu. Menteri Pertahanan tersebut hanya memperoleh eletabilitas sebesar 14,1 persen. Angka tersebut menurun jika dibandingkan survei yang dilakukan sebelumnya, yakni sebesar 22,2 persen.

- Ads Banner -

Baca juga: KPU Pastikan Pilkada Tetap Digelar saat Pandemi, Ganjar Usul Sistem E-Voting

Indikator Politik Indonesia melakukan survei ini via wawancara sambungan telepon kepada responden pada Mei lalu. Survei juga dilakukan kepada responden yang dipilih secara acak dari kumpulan sampel acak survei tatap muka langsung yang pada rentang Maret 2018-Maret 2020.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.200 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sebesar lebih kurang 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Menanggapi hasil surveri yang menempatkan namanya di urutan kedua, Ganjar mengaku tak begitu tertarik dengan hal tersebut. Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, tidak etis membicarakan hasil survei elektabilitas di tengah pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia.

Baca juga: Usai Dilantik, Ganjar Ingatkan Bupati Jepara untuk Perbaiki Data Penduduk

“Sebenarnya saya tidak terlalu tertarik untuk membicarakan soal survei (eletabilitas). Tidak etis lah membicarakan hal tersebut di situasi seperti sekarang ini,” ujar Ganjar, Selasa (9/5/2020).

Menurut Ganjar, akan lebih baik jika konsentrasinya dicurahkan lebih besar untuk mengurusi penanganan penyebaran Covid-19. Apalagi, kata dia, tren penularan virus yang belum ditemukan vaksinnya tersebut terus meningkat.

“Biarlah survei itu menjadi bahan diskusi di masyarakat. Saya akan lebih banyak berkonsentrasi untuk penanganan penyebaran Covid-19 dan dampak yang timbul di masyarakat. Survei itu biarlah begitu, saya akan mengurus ini saja,” katanya.

Editor: Suwoko

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler