BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyempatkan diri menengok 28 mahasiswa asing asal Somalia dan Thailand yang kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Selasa (19/5). Selain memastikan kesehatan, Ganjar juga datang membawa bantuan berupa paket sembako untuk mereka yang tidak bisa pulang.
Saat menemui mahasiswa asing tersebut di wisma mahasiswa kampus UIN Walisongo, Keceriaan terjadi saat berdialog dengan para mahasiswa. Meski baru di Semarang, namun beberapa sudah fasih berbahasa Indonesia dan sedikit menguasai Bahasa Jawa.

Kepada para mahasiswa luar negeri itu, Ganjar berpesan untuk tetap tinggal di kampus dan tidak pulang. Kesempatan ini bisa digunakan untuk belajar lebih ekstra.
Ganjar juga meminta mahasiswa untuk rajin berkabar dengan orang tua dan keluarga di negaranya masing-masing. Kabar baik harus diberikan agar semua tenang.
Baca juga: Disambangi Ganjar di Rusunawa, Mahasiswa Curhat Sudah 3 Bulan Belum Dapat Kiriman
“Saya hanya ingin memastikan semua sehat dan baik-baik saja. Kami dari pemerintah ingin berusaha membantu para mahasiswa dari suku apapun, bangsa, dan negara apapun kami upayakan untuk kami tolong agar mereka bisa belajar dengan baik di sini. Nggak usah pulang, ya. Di sini saja belajar yang giat. Semangat terus, belajar terus,” pesan Ganjar.
Sementara itu, salah satu mahasiswa asal Thailand, Wal’asri mengatakan, wabah covid-19 membuat ia dan kawan-kawannya tidak bisa pulang. Sementara kiriman uang dari rumah juga sudah tersendat.
“Bapak ibu saya petani, biasanya kirim uang Rp 1 juta per bulan. Sekarang karena kondisi ini, sudah kesulitan,” kata Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang itu.
Baca juga: Ngabuburit ala Ganjar, Motoran Kunjungi Mahasiswa Luar Daerah
Maka dari itu, Wal’asri sangat senang dikunjungi Ganjar. Menurutnya, kunjungan dan bantuan yang diberikan kepadanya dan teman-temannya itu sangatlah berarti.
“Ini luar biasa bagi kami, karena kami memang membutuhkan ini. Saya sebagai anak asing, tinggal di negara asing yakni Indonesia, masih diperhatikan. Kalau seperti ini, saya sangat suka dan banyak mengucapkan terima kasih pada Pak Gubernur,” tutupnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

