31 C
Kudus
Selasa, November 29, 2022
BerandaKUDUSMeski Mundur Dua...

Meski Mundur Dua Bulan, Sensus Penduduk Online di Kudus Baru 60 Persen

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan terlihat menatap layar monitor di Ruang Pelayanan Statistik Terpadu, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kudus, Rabu (13/5/2020). Setelah menutup buku yang ada di mejanya, kemudian dia berpindah tempat duduk. Dia tak lain adalah Ida Sofiarini (39), Kasi Statistik Sosial pada BPS Kabupaten Kudus. Di tengah kesibukannya, dia sudi berbagi penjelasan kepada betanews.id tentang realisasi Sensus Penduduk Online (SPO) di Kudus.

Sensus Penduduk Online yang dimulai pada 15 Februari 2020, ditargetkan selesai pada
31 Maret. Namun, karena pandemi Covid-19, akhirnya diundur hingga 29 Mei 2020. Meski sudah mundur dua bulan, perempuan yang akrab disapa Ida itu mengungkapkan, jika target kepala keluarga (KK) yang melakukan sensus secara daring masih belum tercapai.

Ida Sofiarini, Kasi Statistik Sosial pada BPS Kabupaten Kudus

Baca juga : 15 Tahun Tak Tersentuh Bantuan, Tamini Menangis Haru Saat Terima Bansos

- Ads Banner -

“Di Kudus ada 231.021 KK, sedangkan yang sudah melakukan sensus 59.888 KK. Itu artinya baru 22,05 persen. Sedangkan target kami 36,96 persen. Jadi masih kurang 40 persen untuk jumlah yang kami targetkan,” jelasnya.

Menurutnya, sensus penduduk ini sangat penting untuk membantu program pembangunan pemerintah. Termasuk untuk menghitung jumlah, karakteristik, distribusi dan komposisi penduduk di daerah tertentu.

“Jadi ini hal yang mudah, tetapi berpengaruh untuk pembangunan dan program-program pemerintah. Mari kita ikut sensus penduduk dan ikut menyukseskan demi kemajuan bangsa,” ajaknya.

Baca juga : Hartopo Minta Data Penerima Bansos Ditempelkan di Setiap RT

Ida juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kudus, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kudus. Selama masa pandemi Covid-19, pelajar yang belajar di rumah diimbau untuk melakukan sensus online. Hal tersebut sangat membantu, karena banyaknya pelajar di Kudus.

“Tidak lupa juga kepada Kemenag yang ikut membantu, menyosialisasikan kepada pelajar madrasah. Meski masih belum mencapai target, tapi antusias warga Kudus sudah cukup baik. Mengingat ini pertama kali sensus online,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler