BETANEWS.ID, KUDUS – Sekitar perempatan Jalan Lingkar Utara Kudus, Desa Gondang Manis, Kudus, terlihat ramai sore itu. Lalu lalang kendaraan yang melintas mulai dari roda dua hingga roda empat cukup padat. Beberapa orang berkaus dengan tulisan Generasi Satu tampak berkumpul di barat rambu lalu lintas, depan Kampus UMK Kudus ikut serta meramaikan suasana jalan. Mereka adalah komunitas ojek online Grab yang tergabung dalam Generasi Satu (G1) Kudus. Sore itu, mereka sedang membagi-bagikan takjil gratis.
Program tahunan tiap Ramadan itu digelar sebagai bentuk solodaritas dan saling berbagi dengan warga sekitar. Hal tersebut dikatakan oleh Imam Wahyudi (31), salah satu anggota komunitas. Sambil merapikan peralatan, ia mengatakan, jika program tersebut dilaksanakan di satu titik saja. Alasannya karena di titik tersebut mereka sering berkumpul saat menunggu orderan.

“Ini memang titik kami sering ngumpul. Ada sekitar 500 bungkus yang kami bagikan untuk warga yang melintas di tempat ini,” papar Imam, Jumat (17/5/2020).
Dikatakan Imam, bahwa G1 sendiri merupakan komunitas jaringan para driver Grab angkatan pertama di Kota Kudus. Sebagai komunitas, katanya, ada beberapa program yang dicanangkan, termasuk bagi-bagi takjil tersebut.
Baca juga : Bagikan Takjil, SPBU Matahari Kudus Wajibkan Warga Pakai Masker
“Program sosial dari G1 ada beberapa. Selain bagi takjil, biasanya kami juga baksos rutin tiap tahun. Meskipun rencana itu masih tertunda karena adanya Covid-19. Di G1 memang kami ada dana sosial. Selain itu juga ada donatur. Jadi dana itu yang kami pakai untuk bagi-bagi takjil dan kegiatan sosial lain. Sebenarnya minggu besok ada rencana pembagian sembako untuk sesama driver juga,” sambung Atiq Ristianto (38), anggota G1.
Untuk dana sosial sendiri, Atiq menyebut datang dari iuran anggota serta saat ini mulai ada donatur. Sedangkan untuk takjil yang dibagikan sore itu, donasi dari para donatur beraneka ragam. Mulai dari uang hingga bahan makanan. Untuk pengolahan sendiri, ditambahkan Imam bahwa diolah oleh para anggota. Sampai akhirnya dibagikan setelah Ashar.
Mereka selanjutnya berharap supaya kegiatan semacam ini bisa terus rutin diadakan. Karena dengan berbagi, meskipun diakui sedang sulit di kondisi pandemi Covid-19, bisa ikut meringankan masyarakat umum yang juga terdampak. Sehingga nantinya berefek positif bagi rezeki mereka ke depan.
Editor : Kholistiono

