31 C
Kudus
Minggu, Desember 4, 2022
BerandaKUDUSKavesa Siapkan Diskon...

Kavesa Siapkan Diskon Paket Resepsi Nikah Hingga 70 Persen ke Nakes Covid-19

BETANEWS.ID, KUDUS – Rumput di Taman Mega Sahwahita, Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tampak masih basah setelah diguyur hujan, sore itu. Di sebuah bangunan dalam taman, tampak beberapa orang sedang berbincang-bincang, salah satunya adalah Abu Sofyan (38).

Sore itu, mereka sedang memilih pemenang program nikah gratis untuk tenaga medis covid-19 yang diluncurkan oleh Komunitas Vendor Bersama (Kavesa) Kudus.

Taman Mega Sahwahita yang bisa disewa untuk resepsi pernikahan. Foto: Titis Widjayanti.

Abu mengatakan, program sosial itu ternyata banyak diminati, tidak hanya oleh tenaga medis saja, melainkan berbagai vendor yang sebelumnya tidak terlibat. Oleh karenanya, Kavesa kemudian berencana membuat program lanjutan yaitu diskon besar-besaran paket resepsi pernikahan hingga 70 Persen.

- Ads Banner -

“Untuk program ke dua nanti rencananya bukan akad nikah, tetapi lebih pada resepsi. Secara format juga lebih merujuk ke diskon harga yang rencananya hingga 70 persen. Dan tentunya akan melibatkan lebih banyak vendor,” ungkap Pengelola Taman Mega Sahwahita itu saat ditemui, Sabtu (9/5/2020).

Baca juga: Hotel @Hom Umumkan Tenaga Medis Pemenang Paket Honeymoon Pekan Depan

Rencananya, program ini akan dimulai September nanti setelah 10 pemenang nikah gratis sudah selesai dijalankan. Untuk peserta ada tambahan Bidan dan petugas PMI. Bahkan, seluruh peserta yang pada program pertama tidak lolos, bisa mendaftar lagi.

“Kami memperhitungkan jangka waktu yang harapannya bulan-bulan tersebut pandemi ini sudah usai. Jadi bisa menggelar resepsi, tidak hanya akad,” ungkap beber pria yang juga berprofesi sebagai salah satu guru SMP Negeri di Kota Kudus itu.

Sambil duduk-duduk santai, Abu mengaku jika program nikah gratis ini cukup memuaskannya. Kepuasan itu didapat setelah adanya respon positif dari para pendaftar. Padahal sebelumnya, ia pribadi sempat pesimis tidak banyak yang tertarik untuk mendaftar. Ditambah lagi, usahanya merangkul beberapa vendor untuk ikut terlibat di gerakan sosial kali ini terbilang cukup susah.

Alhamdulilah, ternyata banyak yang respon positif. Bahkan pendaftar mencapai 60 orang di program pertama ini. Proses mengajak beberapa vendor juga tidak mudah. Karena memang kalau dihitung, jika per pasangan kita budget maksimal Rp 10 juta, maka setidaknya kami mengeluarkan Rp 100 juta untuk program ini. Dan itu pure untuk gerakan sosial,” beber Abu.

Baca juga: Tenaga Medis Covid-19 Bisa Nikah Gratis di Pati, Pendaftaran Tutup Akhir Ramadan

Abu berharap, di program ke dua nanti akan lebih banyak lagi yang terlibat, dan dengan perencanaan yang lebih matang.

“Semoga program kedua bisa lebih matang dan tentunya melibatkan lebih banyak vendor yang ingin ikut serta nantinya,” pungkas Abu.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler