31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Tenaga Medis Covid-19 Bisa Nikah Gratis di Pati, Pendaftaran Tutup Akhir Ramadan

BETANEWS.ID, PATI – Siti Rahma (40) terlihat sedang merapikan beberapa pakaian pengantin di rumahnya di Desa Bermi, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Meski sedang sepi job sejak ada Covid-19, Pemilik Rahma Sanggar Rias itu harus tetap menjaga kebersihan gaun, jas dan kebaya yang disewakannya.

Saat ditemui, wanita berjilbab yang sudah tiga tahun menjadi perias pengantin ini lantas menceritakan usahanya untuk membantu para tenaga medis Covid-19 yang sudah siap menikah. Program tersebut adalah Aksi Peduli Wedding Gratis untuk para dokter dan perawat di Pati Bumi Mina Tani.

“Awalnya saya terenyuh membaca berita tentang tenaga medis yang ditolak pemakamannya. Padahal mereka adalah garda terdepan dalam menangani wabah ini. Dari sana, saya merasa ingin ikut serta membantu dengan mengadakan pernikahan gratis untuk mereka,” ungkapnya, Selasa (28/4/2020).

-Advertisement-

Setelah itu, dia kemudian menyampaikan ide tersebut ke teman-temannya yang bergerak di dunia pernikahan. Tanggapan mereka ternyata cukup bagus setelah ada tiga vendor yang tertarik untuk bergabung. Mereka adalah Djaya Dekorasi, Issamedia, dan Dulor Lanang Photography.

Baca juga: Kavesa Gratiskan Biaya Nikah Tenaga Medis Covid-19 di Kudus, Ini Syaratnya

“Djaya Dekorasi akan mengurusi dekorasi akad nikah, kemudian untuk foto pernikahan ada Issamedia dan Dulor Lanang Photography. Sedangkan MUA dari saya, Rahma Sanggar Rias,” papar wanita yang buka jasa rias pengantin, wisuda, make up, dan foto pre wedding itu.

Ibu dari dua anak ini menambahkan, syarat untuk mengikuti program tersebut adalah tenaga medis melaksanakan akad nikah di Kota Pati pada 2020. Untuk pendafatarannya sudah dimulai beberapa hari lalu dan ditutup akhir Ramadan.

“Tidak ada persyaratan khusus. Mau dia warga Pati atau nggak, asalkan akadnya di Kota Pati, ya sebisa mungkin kami layani. Selain itu, tanggalnya juga dipilih yang tidak tabrakan. Karena meskipun ini gratis, saya pribadi ingin memberikan layanan yang semaksimal mungkin. Sama seperti untuk pelanggan berbayar,” kata Rahma.

Di sisi lain, jika ada pendaftar yang sekalian mau mengadakan resepsi, pihaknya tidak bisa menanggung biayanya, alias mempelai harus mengeluarkan biaya sendiri.

“Yang kami gratiskan hanya akad nikah, bukan resepsi. Karena sejauh ini vendor yang sanggup baru empat itu,” tambahnya.

Baca juga: Roemah Goegah Luncurkan Program Donasi Beras Lewat Beli Kaos

Hingga hari ini, lanjut Rahma, sudah ada beberapa pendaftar yang dua di antaranya sudah pasti tanggal pelaksanaannya.

“ke depan, saya berharap semakin banyak vendor yang mau bergabung sebagai bentuk kepeduliaan dari para WO (Wedding Organizer) demi kemanusiaan,” tutup Rahma.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER