31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Kavesa Gratiskan Biaya Nikah Tenaga Medis Covid-19 di Kudus, Ini Syaratnya

BETANEWS.ID, KUDUS – Deretan toko di Megawon Baru, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus tampak sepi, siang itu. Begitu juga aktivitas di Taman Mega Sahwahita yang berada di deretan toko tersebut. Tak banyak kegiatan yang bisa ditemui di taman yang bisa disewa untuk pesta pernikahan, pertemuan, outbound, hingga camping itu sejak ada pandemi covid-19.

Namun dalam beberapa hari ini, tempat dengan luas 3.000 meter persegi tersebut mendadak ramai di dunia maya, setelah ikut tergabung meluncurkan program menyediakan paket pernikahan gratis kepada tenaga medis covid-19.

Pengelola Taman Mega Sahwahita Abu Sofyan (38) menyampaikan, program ini merupakan bentuk kontribusi para vendor yang tergabung dalam Komunitas Vendor Bersama (Kavesa) Kudus, yang ditujukan kepada tenaga medis baik dokter dan perawat asli Kudus yang berjuang melawan covid-19.

-Advertisement-

Paket tersebut meliputi jasa wedding organizer (WO), tray mahar akrilik, make up, foto, dekorasi, lighting, dan sound system.

“Paket pernikahan gratis ini berlaku untuk prosesi akad nikah, dengan biaya maksimal yang kami tanggung sebesar Rp 10 juta. Jadi kalau ada yang mau nambah fasilitas, berarti ada tambahan biaya yang ditanggung pasangan,” ungkapnya saat ditemui, Rabu (22/4/2020).

Ia melanjutkan, vendor yang mengikuti program ini adalah Taman Mega Sahwahita, Idaz Dekorasi, Litaru MUA, Eclipse Picture, Litaru MUA-make up artist, FM Lighting, Swatantra Event Organizer (SEO), Zakisa Audio dan Raja Seserahan.

“Selain itu juga ada support dari Hotel @Hom berbentuk voucher berupa kamar pengantin untuk satu pasangan yang nanti kami undi,” beber pria yang juga owner Swatantra Event Organizer (SEO) itu.

Baca juga: Guru SMP di Kudus Sumbang Rp 100 Juta untuk Beli APD

Syaratnya, lanjut Abu, tenaga medis melakukan pendaftaran di vendor-vendor yang tergabung dalam program, atau bisa ke sampai batas waktu 30 April 2020, pernikahannya sudah terdaftar di KUA, dan akad nikahnya dilaksanakan di 2020.

“Sampai saat ini sudah ada sekitar 60 orang yang mendaftar. Nanti kami akan memilih antara 15 sampai 20 pasangan,” kata Abu.

Baca juga: Pemilik Warung Makan Wong Solo Salurkan Bantuan Ratusan Juta untuk Penanganan Covid-19

Bagi tenaga medis yang belum beruntung, pihaknya berencana akan menyiapkan program yang sama di Oktober 2020 dengan lebih banyak vendor yang terlibat.

“Ada banyak vendor yang berminat untuk ikut serta dalam kegiatan sosial ini. Namun kepastian programnya masih menunggu perkembangan situasi covid-19 di Kudus,” tutup Abu.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER