Malam Lebaran Harus Terang, Bupati Kudus Instruksikan Agar LPJU Menyala Maksimal

BETANEWS.ID, KUDUS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melakukan penyisiran terhadap Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan penerangan jalan tetap menyala, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, terutama pada malam hari saat momentum Lebaran.

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mempercepat penanganan LPJU yang mengalami kerusakan di berbagai titik. Upaya tersebut dilakukan melalui pembentukan tiga tim khusus yang bergerak melakukan pengecekan dan perbaikan di lapangan.

“Tim yang disebut sebagai Saber LPJU tersebut bekerja secara bergantian, bahkan hingga malam hari. Hal ini dilakukan karena pengecekan lampu penerangan jalan lebih mudah dilakukan saat kondisi gelap sehingga kerusakan bisa langsung diketahui,” ujar Bupati Sam’ani di Pendopo Kudus belum lama ini.

-Advertisement-

Menurutnya, kerusakan LPJU kerap dipicu oleh cuaca ekstrem yang menyebabkan korsleting maupun gangguan pada jaringan listrik. Karena itu masyarakat juga diminta aktif melaporkan jika menemukan lampu jalan yang mati agar dapat segera ditangani oleh petugas.

“Laporan kerusakan LPJU dapat disampaikan melalui tim Saber LPJU maupun layanan pengaduan masyarakat Wadul K1–K2. Dengan adanya laporan dari masyarakat, perbaikan diharapkan bisa dilakukan lebih cepat,” bebernya.

Bupati menegaskan, penanganan LPJU tidak boleh dibedakan berdasarkan kewenangan jalan. Meski ada lampu yang berada di jalan milik pemerintah kabupaten, provinsi maupun nasional, pihaknya tetap meminta Dishub membantu penanganan di lapangan demi keselamatan pengguna jalan.

Baca juga: Pemkab Kudus Bakal Pasang 130 LPJU Tenaga Surya di Wilayah Perbatasan

“Secara geografis semuanya berada di wilayah Kabupaten Kudus. Jadi kami minta tetap ditangani dengan sebaik-baiknya agar masyarakat merasa aman saat berkendara,” tandasnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika masih terdapat beberapa titik LPJU yang belum berfungsi dengan baik. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya melakukan perbaikan agar seluruh penerangan jalan dapat berfungsi optimal menjelang Lebaran.

Sementara itu, Kasi Sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Dishub Kudus, Muchlisin mengatakan, perbaikan LPJU saat ini masih terus berjalan. Petugas bekerja dalam tiga shift sesuai arahan bupati agar proses perbaikan dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Ia menyebut sejumlah kerusakan LPJU terjadi akibat cuaca ekstrem seperti angin kencang dan hujan yang menyebabkan gangguan pada jaringan kabel udara. Perbaikan dilakukan di berbagai wilayah, baik di kawasan perkotaan maupun jalur alternatif di pedesaan.

“Untuk kesiapan jalur utama dan jalur alternatif menjelang Lebaran, kondisi LPJU diperkirakan sudah mencapai sekitar 80 persen. Sisanya masih dalam proses perbaikan agar dapat menyala seluruhnya saat arus mudik dan arus balik,” ujarnya.

Dishub Kudus sendiri telah menyiapkan stok suku cadang seperti lampu, kabel, MCB, dan berbagai aksesori lainnya untuk mempercepat proses perbaikan. Pengadaan peralatan tersebut telah dilakukan pada awal tahun melalui dukungan anggaran pemeliharaan rutin sekitar Rp1 miliar dari APBD.

Adapun jalur yang menjadi prioritas penanganan LPJU meliputi ruas utama dari Terminal Kudus menuju perbatasan Pati, jalur menuju Jepara, serta sejumlah jalur alternatif di wilayah Mejobo dan Karanganyar yang kerap dilalui kendaraan saat musim mudik.

“Kami akan kerja keras, semoga seluruh lampu penerangan jalan dapat berfungsi optimal sebelum Hari Raya Idul Fitri. Dengan demikian masyarakat dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman selama perayaan Lebaran,” harapnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER