BETANEWS.ID, KUDUS – Siang itu, di Bengekel Purnama Bike tampak seorang pria mengenakan kaus oblong sedang sibuk dengan rangka sepeda ontel. Rangka sepeda berwarna merah itu dengan cekatan dipasanginya roda, rantai, setang dan spare part lainnya sehingga jadi lengkap. Pria tersebut yakni Niko Kurniawan (26) yang memutuskan meneruskan usaha bengkel sepeda, setelah cita – citanya jadi atlet kandas.
Seusai menyelesaikan pekerjaannya, pria yang akrab disapa Niko itu sudi berbagi kisah hidupnya kepada betanews.id. Dengan mengajak duduk di warung dan memesan minuman sebelah bengkelnya, dia mengawali pembicaraan. Dulu sebenarnya ia itu bercita – cita jadi atlet sepeda. Bahkan mulai tahun 2004 sudah beberapa kali ikut perlombaan sepeda di beberapa kota.

“Dari perlombaan itu saya sering naik podium. Namun sayang, pada tahun 2007 saat ikut perlombaan BMX Cross, saya mengalami kecelakaan parah,” kenang Niko dengan pandangan menerawang, Jumat ( 29/5/2020).
Baca juga : Setia Kawan Putra, Satu-Satunya Toko Sepeda Onthel Antik di Kudus
Akibat kecelakan itu, lanjutnya, dadanya mengalami luka dalam yang mengakibatkan ia susah bernafas dan harus menjalani perawatan jalan selama tiga tahun. Akibatnya, stamina dan kebugaran tubuhnya untuk jadi atlet jauh dari harapan. Karena alasan tersebutlah, dia pun berdamai dengan keadaan.
“Sejak saat itu pupus sudah harapan jadi atlet bersepeda. Namun saya tetap bersyukur, penyakit akibat kecelakaan itu bisa sembuh. Dan seperti Mas lihat, saya sekarang melanjutkan usaha keluarga jadi tukang bengkel sepeda,” ujarnya sambil menyeruput es yang dipesannya.
Pria yang tercatat sebagai warga Desa Megawon, Kecamatan Jati, Kudus itu menuturkan, dengan melanjutkan usaha bengkel sepeda, setidaknya ia tidak jauh dari hobi dan cita – citanya. Bahkan setiap sepekan sekali ia bersama rekannya selalu menyempatkan untuk bersepeda santai ke suatu tempat
Dia mengatakan, bengkel sepeda yang ia kelola itu bernama Purnama Bike. Melayani servis, rakit sepeda dari nol, kustom sepeda, serta menjual aneka aksesoris. Dari pengalamannya yang pernah jadi atlet sepeda, dia mampu membuat sepeda yang diinginkan pelanggan.
“Intinya kan agar pelanggan itu tidak berpaling ke bengkel lain, ya kita beri servis yang memuaskan. Permintaan agar sepeda kayuhannya bagaimana, kita harus bisa memenuhinya. Alhamdulillah selama ini banyak pelanggan yang puas,” ujarnya.
Baca juga : Intip Cara Perakitan Beragam Jenis Sepeda di Loram Wetan
Deni Ardiansyah, satu di antara pelanggan menuturkan, sudah sejak lama berlangganan di Purnama Bike. Setiap ada kerusakan dan setiap dirasa sepedanya ada yang kurang enak saat dikendarai, pasti langsung dibawa ke Bengkel Purnama Bike.
Menurutnya, hasil servis atau pun perbaikan dari Bengkel Purnama Bike sangat memuaskan. Saat dikendarai juga nyaman dan jadinya itu tepat waktu. “Pokoknya servis sepeda di bengkel Purnama Bike tidak mengecewakan. Hasilnya juga sangat memuaskan,” pungkasnya.
Editor : Kholistiono

