31 C
Kudus
Kamis, Juni 4, 2020
Beranda Kudus Hartopo Akan Tutup...

Hartopo Akan Tutup Pasar dan Swalayan yang Tidak Taat Protokol Kesehatan

BETANEWS.ID, KUDUS – HM Hartopo segera turun dari mobil untuk menemui Kepala Dinas Perdagangan Kudus Sudiharti saat tiba di depan Pasar Bitingan, Senin (18/5/2020). Melihat beberapa pedagang dan pengunjung tidak mengenakan masker, dia kemudian meminta anggota Satpol PP untuk mengambilkan pengeras suara.

“Itu ada petugasnya apa tidak? Di pintu itu ada petugasnya apa tidak?” tanya Hartopo kepada Sudiharti sambil menunjuk pintu utama lantai dua Pasar Bitingan.

“Kalau tidak ada petugasnya, tutup sekarang,” tegas Hartopo.

Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat meninjau Pasar Bitingan, Senin (18/5/2020). Foto: Imam Arwindra.

Seketika itu juga, petugas pasar berlari menaiki tangga untuk menutup pintu masuk lantai dua Pasar Bitingan.

Melihat pasar yang ramai, Hartopo kemudian berjalan cepat ke dalam pasar. Sambil berjalan dari pintu ke pintu, dia tak henti-hentinya mengingatkan para pedagang dan pembeli untuk memakai masker.

“Mas punya masker apa tidak? Ini saya kasih. Kalau tidak mau pakai, akan saya tutup,” tegasnya kepada pedagang pakaian yang menempati los pasar.

Baca juga: Banyak Pengunjung Bandel, ADA Swalayan Perketat Aturan Belanja

Hartopo juga terus meminta pintu-pintu yang tidak dijaga petugas pasar untuk segera ditutup. Menurutnya, setiap pedagang dan pembeli yang masuk pasar harus mengenakan masker. Dia ingin protokol kesehatan penanganan Covid-19 dilaksanakan dengan baik.

Setelah selesai dari Pasar Bitingan, dirinya segera bergegas pergi ke ADA Swalayan. Dia berjalan mengecek satu persatu protokol kesehatan yang diberlakukan di salah satu pusat perbelanjaan tersebut.

“Tolong pak, buk, jaga jarak,” tuturnya saat berada di antrian kasir ADA Swalayan.

Sebelum ke Pasar Bitingan dan ADA Swalayan, dirinya sudah menyidak Pasar Kliwon, Ramayana dan Kudus Extension Mall (Hypermart). Dia ingin memastikan semua protokol kesehatan dijalankan.

“Saya selalu tekankan baik kepada masyarakat, pihak pengelola maupun pedagang agar jangan sampai mengabaikan aturan yang dibuat oleh pemerintah. Semua demi keselamatan bersama,” tekan Hartopo.

Baca juga: Jelang Lebaran, Ramayana Kudus Ramai Dikunjungi Warga

Hartopo akan bertindak tegas jika di kemudian hari masih ditemukan pelanggaran mengenai protokol kesehatan. Sanksi yang diterapkan kepada yang masih bandel adalah menutup lokasi tersebut.

“Saya tidak akan segan-segan menutup pasar atau swalayan jika masih ditemukan pelanggaran. Jangan sampai terulang kembali. Pengelola harus memberlakukan pembatasan pengunjung,” tutupnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

Imam Arwindra
Imam Arwindrahttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sejak awal ikut terlibat dalam pembentukan Seputarkudus.com, cikal bakal Betanews.id.

Tinggalkan Balasan

23,876FansSuka
13,322PengikutMengikuti
4,305PengikutMengikuti
12,024PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Unika Soegijapranata Semarang Temukan Alat Pelumpuh Covid-19

BETANEWS.ID, SEMARANG - Pepohonan yang rindang di sekitar Universitas Katolik Unika Soegijapranata Semarang membuat udara semakin segar. Ditambah lagi, siang itu cukup...

Makam Sunan Muria Dibuka 8 Juni, Jam Kunjungan dan Kapasitas Peziarah Dibatasi

BETANEWS.ID, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus akan membuka Makam Sunan Muria untuk simulasi new normal atau kenormalan baru pada 8-14 Juni 2020...

Polres Kudus Gelar Simulasi Antisipasi Dampak Terburuk Covid-19

BETANEWS.ID, KUDUS - Pemerintah Kabupaten Kudus bersama dengan Kepolisian Resort (Polres) Kudus melakukan simulasi Tactical Floor Game (TFG) di Pendopo Kabupaten Kudus,...

Waspada, Kudus Ditetapkan sebagai Wilayah Transmisi Lokal Covid-19

BETANEWS.ID, KUDUS - Kabupaten Kudus ditetapkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai salah satu wilayah di eks Karesidenan Pati sebagai transmisi lokal baru...

Ayah dan Anak di Kudus Positif Covid-19, Hari Ini Sang Ayah Meninggal

BETANEWS.ID, KUDUS – Di antara warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Kudus, dua di antaranya merupakan ayah (57) dan anak (23)....

Awalnya Ikut-Ikutan, Kini Bonsai Jadi Mata Pencaharian Ali Fadli

BETANEWS.ID, KUDUS - Sebuah pohon bonsai dengan kawat melilit batangnya tampak di halaman sebuah rumah di Desa Gondangmanis RT 04 RW 04,...

Si Jago Merah Mengamuk di Istana Ban Kudus, Jalur Pantura Lumpuh

BETANEWS.ID, KUDUS - Bau karet terbakar menyengat di Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kudus, Rabu (3/6/2020) malam. Bau tersebut datang dari gudang ban...