31 C
Kudus
Sabtu, November 28, 2020
Beranda Kisah Berhenti jadi Guru...

Berhenti jadi Guru Honorer, Arif Pilih Tekuni Usaha Kue Kering

BETANEWS.ID, KUDUS – Seorang perempuan tampak sibuk membuat adonan kue kering di dapur rumah nomor 33, Perumahan Al Maya Residence, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Kota, Kudus. Sedangkan di garasi rumah tersebut terlihat beberapa perempuan membuat aneka kue kering. Rumah tersebut yakni tempat pembuatan kue kering dan nastar berlabel Arini.

Arif Nur Habibi (30) pemilik usaha sudi berbagi kisah tentang usahanya itu. Dia mengatakan, merintis usaha pembuatan kue kering sepuluh tahun yang lalu. Sekitar dua pekan menjelang puasa, serta saat istrinya hamil tua. Pada saat itu, dia mengaku masih tinggal sama mertua dan hanya seorang guru honorer.

Aneka kue kering yang diproduksi oleh Arif Nur Habibi. Foto : Rabu Sipan

Waktu itu kata dia, gaji guru honorer sekitar Rp 350 ribu sebulan. Istrinya hamil tua, otomatis dia butuh uang untuk biaya persalinan dan juga untuk Lebaran. Dari situ, Arif mengaku memeras otaknya agar bisa punya penghasilan tambahan. Maka dia pun bersama istrinya nekat membuat kue kering dan dijualnya.

Baca juga : Dari Usaha Gapit Wijen, Masruroh Bertekad Biayai Kuliah Anaknya Hingga Sarjana

“Saat itu kami nekat saja. Karena yang saya tahu, istriku bisa membuat kue kering. Ya kami produksi kue kering dengan niat bismillah semoga laku,” kenang pria yang biasa disapa Arif kepada betanews.id, Jumat (15/5/2020).

Pria yang sedang menanti kelahiran anak keduanya itu menuturkan, awal produksi hanya dua karton dan dikerjakan sendiri, ia dan istrinya. Aneka kue kering miliknya kemudian dipasarkan secara konvensional ke pasar – pasar dan beberapa toko. Dengan sistem bayar separuh dulu dan di luar kota bayar cash.

“Alhamdulillah aneka kue kering dan nastar yang kami produksi diminati banyak orang. Bahkan saat itu, permintaan meningkat terus. Dan kami pun mulai mempekerjakan orang lain,” bebernya sambil memberikan arahan kepada salah satu pekerjanya.

Bahkan, di tahun selanjutnya tuturnya, produk kue keringnya mulai dikenal. Setiap harinya mampu produksi sekitar 300 toples. Serta membutuhkan sekitar 17 pekerja orang untuk memenuhi permintaan. Aneka kue kering dan nastar miliknya, dikemas dengan berat 250 gram dan harganya sangat murah yakni Rp 12 ribu per toples.

“Satu di antara keunggulan kami yaitu harganya yang murah. Namun, cita rasa kue kering kami sangat enak dan siap memanjakan lidah bagi penikmatnya,” ujarnya.

Baca juga : Resep Turun Temurun yang Membuat Madu Mongso Mbah Uti Selalu Diburu Pembeli

Harga yang sangat bersahabat dan rasa itulah, dia mampu punya banyak pelanggan. Pelangganya itu kebanyakan bakul yang tersebar di Seluruh Karesidenan Pati, Rembang, Demak, dan Semarang. Dengan larisnya produk kue kering dan nastar miliknya, Arif mengaku sudah berhenti kerja jadi guru honorer, serta fokus ke usaha, sejak empat tahun yang lalu.

“Saya bersyukur, meski dengan usaha musiman itu saya jadi mampu merambah usaha lainnya. Dan bisa punya rumah dan mobil sendiri,” ujarnya.

Editor : Kholistiono

Tinggalkan Balasan

27,184FansSuka
13,973PengikutMengikuti
4,307PengikutMengikuti
23,029PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler

Setiap Hari Ratusan Orang Menikmati Sedapnya Nasi Gandul Pak Harjo yang Legendaris

BETANEWS.ID, PATI - Di tepi Jalan Diponegoro, Desa Puri, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, terlihat sebuah warung makan yang ramai  pengunjung. Beberapa orang...

Milad Muhammadiyah, Hartopo : ‘Teruslah Konsisten Memberi Solusi untuk Negeri’

BETANEWS.ID, KUDUS - Plt Bupati Kudus HM Hartopo menghadiri Resepsi Milad Muhammadiyah ke-108 di Auditorium Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Sabtu (21/11/2020). Dalam...

Mie Ayam Goreng Buah Naga, Kuliner Enak yang Murah dan Menyehatkan

BETANEWS.ID, KUDUS - Di sebuah kedai yang berada di komplek kuliner JJS depan Universitas Muria Kudus tampak sepasang suami istri sedang sibuk....

Tolak Gaji Rp 25 Juta Per Bulan di Jepang, Safuan Pilih Rintis Usaha Produksi Pupuk Organik

BETANEWS.ID, KUDUS - Beberapa pria tampak sedang sibuk di sebuah pekarangan di Dukuh Bonajar RT 2 RW 6, Desa Puyoh, Kecamatan Dawe,...

UMK Eks Karesidenan Pati, Rembang Terendah Kudus Tertinggi

BETANEWS.ID, MAGELANG - Upah Minimum Kabupaten (UMK) di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020. Kenaikannya bervariasi mulai dari...

IAIN Salatiga Ciptakan Aplikasi Belajar Daring yang Diklaim Ungguli Google Clasroom

BETANEWS.ID, SALATIGA – Seorang pria terlihat sedang sibuk mengoperasikan komputer di sebuah ruang Gedung Rektorat IAIN Salatiga, Senin (12/10/2020). Tangannya tampak cekatan...

Angkat Kearifan Lokal Desa Tawangrejo Melalui Ragam Motif Batik Tawung Sari

BETANEWS.ID, PATI - Di sebuah rumah yang berada di Desa Tawangrejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati terlihat beberapa orang sedang membuat kain batik....