Tekan Persebaran Corona, SMA di Kudus Tunda Ujian Sekolah

BETANEWS.ID, KUDUS – Tampak tiga orang di depan ruangan guru di SMA N 1 Bae, Kabupaten Kudus, sedang memasang tempat untuk mencuci tangan dengan alkohol. Satu di antaranya yakni Supriono (57). Dia sudi berbagi informasi kepada betanews.id terkait penundaan ujian sekolah di tempatnya. Hal tersebut sebagai tindak lanjut adanya surat edaran dari Gubernur Jawa Tengah yang mengimbau, selama dua pekan tidak ada pembelajaran di sekolah, untuk menekan adanya persebaran virus corona.

Supriono juga menjelaskan, jika mulai Senin (9/3/2020) di SMA N 1 Bae sedang manjalankan ujian sekolah. Seharusnya ujian ini berakhir pada 18 Maret, dan dengan adanya surat edaran itu pihak sekolah memutuskan untuk menunda ujian.

“Mulai hari Senin hingga Jumat kami sedang melaksanakan ujian. Karena tanggal 15 Maret 2020 kemarin keluar surat edaran, jadi ujian kami tunda hingga situasi belajar mengajar sudah diizinkan lagi,” ungkap Kepala SMA N 1 Bae, Kudus itu.

-Advertisement-

Baca juga : Sekolah Diliburkan, Guru Pantau Pembelajaran Siswa di Rumah Secara Online

Dia juga memaparkan, bahwa sudah mengimbau kepada seluruh siswa agar tetap belajar di rumah. Khususnya yang akan melanjutkan ujian, bisa memanfaatkan waktu dengan baik. Selain itu, dia juga sudah berkoordinasi dengan wali kelas agar proses belajar siswa di rumah bisa terus berjalan.

“Kemarin sore kami menerima suratnya dan langsung melakukan koordinasi dengan wali kelas agar segera dilanjutkan kepada siswa. Untuk guru tetap masuk seperti biasa. Hari ini kami sudah tiga kali rapat koordinasi terkait persiapan,” paparnya, Senin (16/3/2020).

Sambil menunjukkan hand sanitizer yang digunakan untuk mencuci tangan, dia mengungkapkan, jika saat ini sudah menyediakan sebanyak 15 buah yang ditempatkan di berbagai titik di sekolah demi menjaga kebersihan. Rencana akan ditambah lagi jika barang yang dipesan sudah datang.

“Saat ini baru kami siapkan 15 titik tempat mencuci tangan. Rencananya akan kami tambah lagi. Saat ini terkendala barangnya yang susah didapat, mungkin karena banyak yang membutuhkan jadi ini baru pesan dulu,” tambahnya.

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER