Sekolah Diliburkan, Guru Pantau Pembelajaran Siswa di Rumah Secara Online

BETANEWS.ID, KUDUS – Sebuah pengumuman bertuliskan ‘Semua siswa belajar di rumah mulai tanggal 16 s.d 29 Maret 2020’ tampak terpasang di pintu gerbang SMPN 1 Mejobo, Kabupaten Kudus. Suasana sepi terlihat di sekolah tersebut. Berjalan memasuki ruangan guru mulai terdengar suara seorang perempuan sedang menjelaskan sesuatu.

Dia adalah Diyan Handayani (57), Kepala SMP 1 Mejobo. Meski proses belajar mengajar di sekolah dihentikan selama dua pekan, dia mengimbau kepada seluruh guru untuk selalu siap mendampingi dan memantau proses belajar siswa. Selama dua pekan, proses belajar mengajar harus tetap berjalan meski tidak tatap muka.

Baca juga : Akibat Corona, Ganjar: ‘Seluruh Sekolah di Jateng Mulai Senin Diliburkan!’

-Advertisement-
Pihak SMAN 1 Bae menyediakan hand sanitizer untuk menjaga pola hidup bersih agar terhindar dari virus corona. Foto : Ahmad Rosyidi

“Handphone harus selalu aktif, jika ada siswa yang kesulitan, guru harus selalu siap membantu. Kita cari cara terbaik agar proses belajar tetap berjalan, bisa melalui WhatsApp karena di setiap kelas ada grupnya. Jadi tugas-tugas bisa dikirim tanpa harus ke sekolah,” jelas perempuan paruh baya yang akrab disapa Ibu Diyan itu.

Usai rapat, sambil berjalan menuju ruangannya, dia mengungkapkan, bahwa surat edaran dari Gubernur Jateng yang ditindaklanjuti Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kudus baru diterima hari minggu sore tanggal 15 Maret 2020. Setelah menerima surat secara resmi kemudian dirinya melakukan koordinasi dengan para guru.

Baca juga : Mau Periksa Corona Gratis? Berikut RS di Jateng yang Bisa Jadi Tujuan

“Dapat surat edaran secara resmi kemarin sore, kami langsung bergerak menginformasikan kepada para siswa. Dan tadi pagi kami juga membuat surat edaran untuk wali murid,” terangnya kepada betanews.id.

Semua guru masih aktif ke sekolah seperti biasa, karena harus mempersiapkan tugas dan jadwal khusus yang harus diberikan kepada siswa agar tidak bingung. Tugas yang disiapkan bisa berupa tulis dan video pada mapel tertentu.

“Sudah dari jauh-jauh hari kami mengimbau kepada anak-anak agar menjaga kebersihan. Saya berharap proses belajar di rumah bisa berjalan dengan baik dan anak-anak juga tetap sehat. Kami akan bekerja semaksimal mungkin mengawal pembelajaran 864 siswa yang ada di sini,” pungkasnya, Senin (16/3/2020).

Editor : Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER