31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Mau Periksa Corona Gratis? Berikut RS di Jateng yang Bisa Jadi Tujuan

BETANEWS.ID, SEMARANG – Sebagai langkah antisipasi dan pencegahan penularan virus Corona COVID-19, sangat dianjurkan memeriksakan diri ke rumah sakit jika mengalami gejala awal. Ada tujuh rumah sakit di Jateng yang bisa jadi tujuan untuk screening atau identifikasi apakah sesorang terjangkit virus Corona atau tidak.

Gejala awal yang bisa diketahui apakah seseorang terjangkit virus Corona, ciri-cirinya mengalami batuk, pilek dan demam. Selain itu bisa diidentifikasi melalui histori, apakah baru pulang dari luar negeri atau dari daerah yang ada pasien positif Corona.

Baca juga: Dua Jam Ganjar dan Gus Yasin Cek Kesehatan di RSUD Tugurejo

-Advertisement-

Jika seseorang mengalami gejala awal tersebut, sangat dianjurkan untuk memeriksakan diri ke rumah sakit untuk melakukan screening. Berikut ini daftar rumah sakit yang bisa menyediakan fasilitas pemeriksaan tanda memungut biaya dari pasien.

  1. RSUD Dr Moewardi Surakarta
  2. RSUD Dr margono Soekarjo Purwokerto
  3. RSUD Kelet Jepara
  4. RSJD Dr Amino Gondohutomo Semarang
  5. RSJD Dr RM Soedjarwadi Klaten
  6. RSUD Tugurejo Semarang

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menjelaskan, tujuh rumah sakit milik Pemprov Jateng tersebut memiliki alat dan fasilitas pemeriksaan Corona. Dia meminta masyarakat untuk tidak takut memeriksakan diri, agar jika seseorang terpapar virus Corona bisa diketahui lebih awal.

Baca juga: Pasien Positif Corona di Jateng Bertambah, di Magelang dan di Semarang

“Semakin cepat mengetahui kepastian terpapar atau tidak akan semakin baik. Jika memang dokter menyatakan suspect Corona maka akan dikirim ke RS rujukan dan masuk dalam kategori pasien dalam pengawasan atau PDP. Tapi kalau ternyata flu demam biasa ya pulang,” katanya di Semarang, Senin (16/3/2020).

Baca juga: Akibat Corona, Ganjar: ‘Seluruh Sekolah di Jateng Mulai Senin Diliburkan!’

Ganjar juga meminta rumah sakit di seluruh jateng membatasi kunjungan pasien. Pihak rumah sakit harus memeriksa secara ketat terhadap kunjungan masyarakat. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

“Rumah sakit ini kan merupakan bagian dari kerumunan. Pengunjung harus diperiksa, ditanya tujuannya apa. Kalau hanya mau menengok lebih baik dibatasi,” ujar Ganjar.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER